Bapanas Apresiasi Gerakan Pangan Murah Kendalikan Inflasi Kalbar

  • 31 Mei 2026 08:22 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan Kalbar menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) mendapat apresiasi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Program tersebut dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mendukung pengendalian inflasi daerah.

Ketua Tim Pokja Stabilisasi Pasokan Pangan Bapanas, Yudi Hastriadi Sandyatma, mengatakan Gerakan Pangan Murah bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan bagian dari rangkaian program berkelanjutan yang dirancang untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

"Upaya pengendalian inflasi pangan dilakukan melalui berbagai program pendukung, salah satunya fasilitasi distribusi pangan," ujarnya pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Program ini kata Yudi, memungkinkan mobilisasi bahan pangan dari daerah sentra produksi atau wilayah surplus menuju daerah yang mengalami defisit maupun wilayah konsumen.

Dengan pola distribusi tersebut, diharapkan tercipta keseimbangan harga pangan yang lebih baik sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tidak hanya saat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tetapi juga dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Ia menjelaskan, Bapanas turut memberikan subsidi biaya transportasi yang mencakup pengemasan, sortasi, hingga pengangkutan bahan pangan dari wilayah surplus ke wilayah defisit.

"Kebijakan ini bertujuan menekan biaya distribusi sehingga harga komoditas pangan yang diterima masyarakat menjadi lebih murah dan stabil," imbuhnya.

Selain itu, Bapanas juga menjalankan program kios pangan yang bekerja sama dengan toko-toko kelontong di lingkungan permukiman. Melalui program tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan pokok dengan harga di bawah pasar tanpa harus pergi ke pasar tradisional yang lokasinya lebih jauh.

Yudi menegaskan, kombinasi Gerakan Pangan Murah, fasilitasi distribusi pangan, dan keberadaan kios pangan menjadi langkah strategis yang saling melengkapi dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

"Karena itu, Bapanas mengapresiasi pelaksanaan GPM di Kalimantan Barat yang dinilai berkontribusi positif dalam mendukung pengendalian inflasi daerah menjelang HBKN," katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....