Atasi Kendala Sumber Air, Kapolres Sambas Cek Embung di Lokasi Karhutla
- 31 Agt 2026 09:08 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Sambas - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, terus diperkuat. Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, turun langsung mengecek embung yang dimanfaatkan sebagai sumber air untuk mendukung pemadaman di lokasi hotspot.
Kapolres Sambas mengecek langsung embung yang dibuat berada di sekitar lokasi karhutla. Embung tersebut dimanfaatkan untuk menampung air dan membantu menyalurkan pasokan air ke titik kebakaran yang lokasinya cukup jauh dari sumber air utama.
Embung dibuat hingga dua kali estapet, yakni dari sumber air besar dengan jarak lebih kurang 200 meter ke embung pertama, kemudian disedot dengan mesin robin untuk estafet ke embung kedua dengan jarak lebih kurang 100 meter sehingga dapat mendekati titik api. Dengan adanya pembuatan embung hingga dua kali estapet membuat tekanan pompa mesin semprot menjadi maksimal untuk memadamkan atau pendinginan di titik hotspot.
Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, mengatakan, pemanfaatan embung menjadi salah satu upaya untuk mempercepat penanganan Karhutla, terutama di lokasi yang sulit dijangkau sumber air.
“Embung ini sangat membantu tim di lapangan karena dapat digunakan untuk menampung dan menyalurkan air menuju lokasi yang terbakar. Dengan dukungan sarana tersebut, proses pemadaman dan pendinginan diharapkan lebih efektif,” ujarnya, Minggu 30 Agustus 2026.
Air dari embung ditransfer menggunakan peralatan pemadam menuju lokasi hutan dan lahan yang terbakar guna mencegah api kembali menyala dan meluas.
Dengan dukungan embung dan sistem pompa estafet tersebut, pasokan air dapat lebih dekat ke titik api. Upaya ini diharapkan mempercepat proses pemadaman sekaligus pendinginan, sehingga potensi munculnya kembali api dan meluasnya karhutla dapat ditekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....