ISPU Pontianak Tembus 421, Kualitas Udara Berbahaya

  • 27 Agt 2026 18:56 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Pontianak mencapai angka 421 pada 27 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB, masuk dalam kategori berbahaya.
  • Parameter PM₁₀ menjadi penyebab utama dengan nilai kritis 421, sementara PM₂.₅ mencapai 342 yang juga menunjukkan konsentrasi tinggi.
  • Tingginya konsentrasi partikulat udara memerlukan perhatian serius dari pemangku kepentingan dan masyarakat untuk mengambil langkah penanganan pencemaran udara.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠RRI.CO.ID, Pontianak - Kualitas udara di wilayah Pontianak kembali berada pada level yang mengkhawatirkan. Data pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB menunjukkan angka 421 dengan kategori berbahaya.

Data ISPU.net mencatat PM₁₀ menjadi parameter kritis dengan nilai 421. Sementara itu, parameter PM₂.₅ tercatat 342. Tingginya konsentrasi partikulat tersebut menunjukkan kondisi udara yang perlu mendapat perhatian serius.

Dalam keterangan pada data pemantauan, kategori berbahaya merupakan tingkat kualitas udara yang dapat merugikan kesehatan secara serius pada populasi dan memerlukan penanganan cepat.

Selain PM₁₀ dan PM₂.₅, sejumlah parameter lain juga tercatat, yakni sulfur dioksida (SO₂) sebesar 13, karbon monoksida (CO) 26, ozon (O₃) 7, nitrogen dioksida (NO₂) 9, serta hidrokarbon (HC) 5.

Kondisi tersebut terjadi ketika suhu udara tercatat 31 derajat Celsius, dengan kelembapan 72,34 persen dan tekanan udara 1.010 mbar.

Angka ISPU yang menembus 421 menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan udara tercemar. Masyarakat, terutama kelompok rentan, perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk dan menggunakan pelindung pernapasan yang sesuai saat harus beraktivitas di luar.

Data ini juga mempertegas pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap kualitas udara, terlebih ketika pencemaran udara masih menjadi persoalan di Pontianak dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....