115 Warga Rentan di Singkawang Terima Bantuan Permakanan Tahap II
- 27 Agt 2026 16:28 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Singkawang – Sebanyak 115 warga rentan di Kota Singkawang kembali mendapat bantuan permakanan dari Pemerintah Kota Singkawang. Bantuan tahap II ini menyasar penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, lanjut usia terlantar, hingga gelandangan dan pengemis yang berada di luar panti sosial.
Penyaluran bantuan untuk periode Mei hingga Agustus 2026 tersebut berlangsung di halaman Kantor Dinas Sosial PPPA Kota Singkawang, Rabu, 26 Agustus 2026.
Sekretaris Dinas Sosial PPPA Kota Singkawang, Agus Purnomo, mengatakan bantuan diberikan untuk memastikan kebutuhan dasar kelompok masyarakat rentan tetap terpenuhi.
“Yang berada di luar panti tentu rentan mengalami kerawanan pangan dan penurunan kesehatan. Karena itu, bantuan ini bertujuan memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi,” kata Agus.
Sebanyak 115 penerima tersebut terdiri dari 32 penyandang disabilitas terlantar, 30 anak terlantar, 51 lanjut usia terlantar, serta dua gelandangan dan pengemis.
Setiap penerima memperoleh paket kebutuhan dasar berupa 10 kilogram beras, satu kilogram telur ayam, 10 bungkus mi instan, satu kilogram gula pasir, dua kaleng susu kental manis dan satu liter minyak goreng.
“Penyaluran pertama di bulan Juni dan tahun ini disalurkan tiga tahap. Setiap tahap untuk empat bulan,” jelasnya.
Bantuan secara simbolis diserahkan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie. Ia mengatakan, bantuan sosial merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat rentan tetap memperoleh perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar.
“Hari ini kita menyerahkan sebanyak 115 paket permakanan tahap II. Semoga dapat bermanfaat dan digunakan para penerima dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Menurutnya, perhatian pemerintah tidak berhenti pada bantuan kebutuhan sehari-hari. Khusus anak-anak dari keluarga kurang mampu, pendidikan harus tetap menjadi prioritas untuk memutus rantai kemiskinan.
“Bagi masyarakat yang masuk kategori kemiskinan ekstrem, anak-anak harus tetap belajar. Sekolah gratis, bahkan pemerintah juga memberikan bantuan seperti seragam, tas, sepatu dan sebagainya sesuai kewenangan. Jangan sampai putus asa,” ujarnya.
Di tengah kondisi kualitas udara Singkawang yang kurang baik akibat karhutla, Tjhai Chui Mie juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan.
“Saya harapkan Bapak dan Ibu serta anak-anak selalu minum air putih yang banyak. Kalau keluar rumah, selalu gunakan masker,” pesannya.
Kegiatan penyaluran bantuan turut dirangkai dengan pembagian masker kepada para penerima sebagai langkah perlindungan dari paparan udara yang kurang baik selama kondisi karhutla berlangsung. (Do)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....