Lanud Supadio Kerahkan Cassa A-2117 Perkuat Tangani Karhutla di Kalbar Melalui OMC

  • 25 Agt 2026 17:51 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kubu Raya - Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio terus menunjukkan peran aktif dalam memperkuat dan mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Selasa, 25 Agustus 2026 patang.

Dalam pelaksanaan OMC, Lanud Supadio mendukung kesiapan dan kelancaran operasi unsur udara yang bertugas melakukan penyemaian bahan semai berupa garam ke wilayah udara yang memiliki potensi pembentukan awan hujan. Upaya ini dilakukan untuk membantu meningkatkan peluang terjadinya hujan, sehingga dapat membasahi wilayah yang rawan terbakar sekaligus menekan potensi meluasnya Karhutla.

Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Sidik Setyono mengatakan, dukungan udara yang dilakukan ini diperkuat dengan pengerahan pesawat Cassa A-2117 dari Skadron Udara 4 yang melaksanakan misi penyemaian bahan semai di area yang telah ditentukan. Kehadiran unsur udara TNI AU menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya penanganan Karhutla, khususnya melalui langkah pencegahan dan mitigasi dari udara.

"Bagi Lanud Supadio, keterlibatan dalam penanganan Karhutla merupakan wujud nyata kehadiran TNI AU dalam membantu pemerintah dan masyarakat menjaga Kalimantan Barat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Dengan mengoptimalkan kesiapan personel, fasilitas, serta koordinasi dengan berbagai pihak, Lanud Supadio terus mendukung setiap upaya yang dapat mempercepat penanganan Karhutla," ucap Marsma TNI Sidik Setiyono.

Danlanud menjelaskan, melalui sinergi dan kesiapsiagaan unsur udara, TNI AU melalui Lanud Supadio siap mengambil peran dalam setiap upaya penanggulangan Karhutla, baik melalui dukungan operasi udara, pemadaman dari udara, maupun langkah mitigasi lainnya.

"Komitmen tersebut menjadi bagian dari pengabdian TNI AU untuk menjaga keselamatan masyarakat, lingkungan, dan kelestarian wilayah Kalimantan Barat," ujar Danlanud, menegaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....