50 Unit Ruko di Pasar Sungai Duri Ludes Terbakar

  • 21 Agt 2026 14:05 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Bengkayang - Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Sungai Duri, Jalan Wiraguna, Dusun Suka Damai, Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Kamis, 20 Agustus 2026 malam. ‎Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB itu menghanguskan sedikitnya 50 unit ruko. Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung hingga Jumat 21 Agustus 2026 dini hari.

‎‎Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat membakar salah satu ruko sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, warga yang berada di sekitar pasar langsung berupaya melakukan pemadaman. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke ruko-ruko di sebelahnya.

‎‎Kepala Desa Sungai Duri, Heriyanto, yang mendapat informasi mengenai kebakaran tersebut juga langsung mendatangi lokasi. Ia bersama masyarakat berupaya memadamkan api sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran.

‎‎Sementara itu, salah seorang saksi, Aleng, menyebut kebakaran diduga bermula dari salah satu ruko yang dalam keadaan kosong.

‎‎"Dugaan sementara, kebakaran kemungkinan disebabkan korsleting arus listrik. Namun, untuk memastikan penyebabnya masih diperlukan penyelidikan lebih lanjut," demikian keterangan yang diperoleh dari saksi.

‎‎Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel setelah menerima informasi kebakaran. ‎Personel tidak hanya membantu proses pemadaman, tetapi juga melakukan pengamanan lokasi, mengatur arus lalu lintas, serta membantu warga menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi.

‎‎"Yang paling utama dalam situasi seperti ini adalah memastikan keselamatan masyarakat, membantu proses pemadaman, mengamankan lokasi, dan menjaga agar situasi tetap kondusif," ujar Syahirul Awab.

‎‎Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.30 WIB oleh tim pemadam kebakaran gabungan dari sejumlah wilayah. ‎Sedikitnya puluhan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kemudian melakukan pendinginan di area yang terbakar untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran kembali.

‎‎Dari pendataan sementara, sebanyak 50 unit ruko terdampak kebakaran. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp70 miliar, yang meliputi bangunan, sembako, barang elektronik, serta barang berharga lainnya.

‎‎Dalam peristiwa tersebut, terdapat satu orang yang sempat mendapatkan perawatan di RS Rubini Mempawah. Korban bernama Fendi (33), anak pemilik Warung Kopi Alang. ‎Fendi dilaporkan tidak mengalami luka, namun diduga mengalami sesak napas akibat asap hingga sempat pingsan. Setelah mendapat penanganan medis, kondisinya mendapat perawatan lebih lanjut.

‎‎Syahirul menegaskan bahwa penyebab kebakaran belum dapat dipastikan sepenuhnya. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari bagian ruang tengah salah satu ruko. Namun, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab sebenarnya.

‎"Kami masih melakukan penyelidikan dan olah TKP untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Tidak menutup kemungkinan ada faktor lain, sehingga kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh proses penyelidikan selesai," katanya.

‎‎Hingga Jumat 21 Agustus 2026, proses pendinginan masih dilakukan oleh tim pemadam kebakaran gabungan. ‎Di lokasi, personel Polres Bengkayang dan Polsek masih melakukan pengaturan lalu lintas. Sementara tim pemadam kebakaran terus melakukan penyiraman air di sejumlah titik untuk proses pendinginan.

‎‎Polres Bengkayang juga telah menurunkan Tim Inafis Satreskrim Polres Bengkayang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). ‎Langkah tersebut dilakukan untuk mencari tahu secara pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan puluhan ruko tersebut.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Tiga Ruko di Jalan Dr. Wahidin Pontianak

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....