Gubernur Ria Norsan Dorong Transformasi Petani Milenial Kalbar Jadi Agripreneur
- 15 Agt 2026 18:34 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak — Usai dilantik sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kalimantan Barat, Gubernur Kalbar, Ria Norsan menggelar rapat kerja strategis bersama seluruh jajaran pengurus HKTI Kalbar, yang berlangsung di Pendopo Kalbar, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Pertemuan ini bertujuan untuk merumuskan program-program kerja ke depan demi menggerakkan serta memajukan sektor pertanian di Kalimantan Barat.
Dalam arahannya, Ria Norsan, menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya para petani milenial, untuk tidak hanya sekadar bertani, tetapi juga bertransformasi menjadi pengusaha di bidang pertanian (agripreneur).
"Pada dasarnya, HKTI berkomitmen untuk membuka jalan dan memberikan peluang seluas-luasnya agar para pelaku usaha tani dapat berkembang lebih baik dan berdaya saing tinggi," kata Gubenur Ria Norsan.
Ria Norsan juga menyampaikan, HKTI Kalbar berkomitmen untuk mencarikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh para pengusaha tani di daerah, sehingga mereka dapat terus eksis dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Kalimantan Barat.
"Oleh karena itu, cakupan kerja HKTI tidak hanya berfokus pada tanaman padi saja, melainkan mencakup berbagai bidang luas seperti perkebunan, peternakan, hingga sektor kehutanan (termasuk tata kelola komoditas Kratom yang banyak diekspor)," ujarnya.
Ria Norsan menyebut, akan menindaklanjuti peluang kerja sama yang sebelumnya terbuka di Jawa Timur, HKTI melirik potensi pengembangan peternakan sapi, termasuk rencana penerapan teknologi penyilangan sapi limosin dengan sapi madura yang menghasilkan keturunan berkualitas tinggi atau disebut "Macerasi".
Selain itu, potensi pengembangan peternakan kambing dan domba juga akan dikaji kelayakannya di wilayah Kalimantan Barat," sebutnya.
Disamping itu, ia memastikan, terkait komoditas Kratom yang telah banyak diekspor ke luar negeri namun menghadapi fluktuasi pasar, HKTI berencana menyusun regulasi khusus.
"Kita berencana akan menyusun regulasi, dirancang sehingga harga di pasaran tetap stabil dan tidak merugikan petani," jelasnya.
Melalui rapat kerja ini, seluruh pengurus didorong untuk menyumbangkan gagasan dan program terbaik dari biro masing-masing, dengan tetap berjalan selaras dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
"Saya meyakini HKTI Kalbar ini akan mampu membawa kesejahteraan yang lebih merata bagi para petani dan nelayan di bumi Kalimantan Barat," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....