ASTINDO Bentuk DPD Kalbar, Dorong Pariwisata Berkualitas Perangi Travel Ilegal

  • 06 Agt 2026 21:32 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • ASTINDO Bentuk DPD Kalbar
  • Dorong Pariwisata di Kalbar
  • Pelatihan SDM

RRI.CO.ID, Pontianak - Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) resmi membentuk Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kalimantan Barat melalui Deklarasi Pembentukan dan Musyawarah Daerah yang digelar di Four Points by Sheraton Pontianak, Kamis, 6 Agustus 2026. Pembentukan DPD ASTINDO Kalbar diharapkan menjadi wadah bagi pelaku usaha perjalanan wisata yang legal dan profesional, sekaligus memperkuat pengembangan sektor pariwisata di Kalimantan Barat.

Ketua DPP ASTINDO, Pauline Suharno, mengatakan Kalimantan Barat memiliki potensi yang besar, baik untuk wisatawan yang datang dari luar daerah (inbound) maupun masyarakat yang bepergian ke luar daerah (outbound). Menurutnya, selama ini pelaku usaha travel di Kalbar cukup aktif mengikuti berbagai kegiatan ASTINDO meski belum tergabung sebagai anggota.

"Kami melihat traffic di Kalimantan Barat, baik outbound maupun inbound cukup baik. Karena itu kami ingin teman-teman travel agent membentuk DPD ASTINDO agar masyarakat tahu mana travel agent yang legal. Kami juga ingin mengurangi travel ilegal maupun travel yang melakukan penipuan," ujar Pauline.

Pauline menjelaskan, setiap anggota ASTINDO harus memenuhi sejumlah persyaratan sehingga dapat memberikan jaminan pelayanan yang lebih profesional kepada masyarakat. "Kalau mereka tergabung di ASTINDO, sudah pasti usahanya legal, manajemennya baik, bukan scammer. Harapan kami masyarakat cukup mencari travel agent anggota ASTINDO karena standar pelayanannya benar, aman, dan memberikan kenyamanan kepada wisatawan," katanya.

Pauline menambahkan, DPP ASTINDO tidak menetapkan target jumlah anggota secara khusus bagi DPD Kalbar. Menurutnya, organisasi lebih mengutamakan kualitas anggota dibanding mengejar kuantitas.

"Kami tidak mentargetkan harus berapa jumlah anggotanya. Prinsip kami mulai dari jumlah yang kecil, tetapi tumbuh dengan baik. Jangan sampai mengutamakan kuantitas, tetapi kualitas anggotanya tidak baik," tegasnya.

Sementara itu, Penerima Mandat Pembentukan DPD ASTINDO Kalbar, Wendyanto Surya, berharap kehadiran organisasi tersebut mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus mendorong pertumbuhan sektor UMKM dan ekonomi daerah.

"Kehadiran ASTINDO di Kalbar diharapkan semakin membuka arus datangnya wisatawan mancanegara. Dampaknya tentu akan memajukan pariwisata, UMKM, serta meningkatkan devisa bagi Kalimantan Barat," ujarnya.

Dalam waktu dekat, DPD ASTINDO Kalbar berencana menggelar kegiatan business matching dengan mengundang pelaku industri pariwisata dari luar negeri agar dapat mengenalkan potensi wisata Kalimantan Barat secara langsung.

"Kami akan menghadirkan seller dan buyer dari luar negeri. Harapannya mereka melihat langsung keindahan Kalimantan Barat, kemudian mempromosikannya sehingga semakin banyak wisatawan datang ke sini," kata Wendyanto.

Selain promosi wisata, ASTINDO Kalbar juga menyiapkan berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, mulai dari pelatihan pemandu wisata hingga digitalisasi bagi pelaku industri pariwisata dan UMKM. Tak hanya itu, Wendyanto mengungkapkan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Sarawak Tourism Board dan Singapore Tourism Board untuk membangun kerja sama paket wisata lintas negara yang terjangkau.

"Kami sudah membicarakan kolaborasi dengan Sarawak Tourism Board untuk membuat paket perjalanan dengan harga yang terjangkau agar mendukung pertukaran wisatawan. Begitu juga dengan Singapore Tourism Board yang antusias mendatangkan wisatawan Singapura ke Kalimantan Barat," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....