Program PASTI Perkuat Kolaborasi Turunkan Stunting di Kubu Raya

  • 05 Agt 2026 20:58 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kubu Raya terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan lembaga filantropi. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Program Partner Akselerasi Penurunan Stunting di Indonesia (PASTI), yang dinilai mampu memperluas intervensi pencegahan stunting hingga menyentuh keluarga berisiko di tingkat desa.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi balita stunting di Kabupaten Kubu Raya masih mencapai 30,2 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Kalimantan Barat sebesar 26,8 persen maupun angka nasional sebesar 19,8 persen. Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak untuk memperkuat sinergi dalam mempercepat penurunan stunting melalui pendekatan berbasis masyarakat.

Program PASTI merupakan kemitraan antara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Tanoto Foundation, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), PT Bank Central Asia Tbk melalui Bakti BCA, serta diimplementasikan oleh Wahana Visi Indonesia hingga Januari 2027. Berdasarkan hasil monitoring periode 2025 hingga Semester I 2026, program ini telah menjangkau 1.188 orang tua bayi di bawah dua tahun dan ibu hamil melalui kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.137 penerima manfaat atau 95,7 persen telah memiliki pemahaman yang baik mengenai stunting.

Staf Ahli Bupati Kubu Raya, Hefmi Rizal, mengatakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap Program PASTI dapat terus berjalan dan disinergikan dengan berbagai program pemerintah daerah. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam memperkuat edukasi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang memiliki balita dan ibu hamil.

"Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memfasilitasi pelaksanaan Program PASTI di Kabupaten Kubu Raya. Kehadiran program ini memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat hingga ke tingkat Posyandu. Ini sangat penting karena membangun kesadaran masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah stunting. Program seperti ini sangat positif dan menjadi penunjang bagi pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Kubu Raya," ujar Hefmi saat Donor Visit Program PASTI di Kubu Raya, Rabu, 5 Agustus 2026.

Program PASTI kemitraan antara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Tanoto Foundation, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), PT Bank Central Asia Tbk melalui Bakti BCA kunjungai Galery di Program PASTI Kubu Raya (Foto : RRI/Harmanta)

Program PASTI juga memperkuat kapasitas masyarakat melalui pelatihan 67 Tim Pendamping Keluarga (TPK), penyegaran bagi 52 kader TPK, serta pengembangan Pos Gizi DASHAT di 20 desa dan kelurahan. Melalui program tersebut, sebanyak 290 baduta dan 159 ibu hamil berisiko Kurang Energi Kronis (KEK) mendapatkan pendampingan, pemantauan tumbuh kembang, edukasi pola asuh, serta pemenuhan gizi berbasis pangan lokal.

Direktur Bina Lini Lapangan Kementerian Kependudukan dan Keluarga Berencana, dr. Nurizky Permanajati, menilai Program PASTI menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan stunting. Menurutnya, penanganan stunting harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pendampingan calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak berusia dua tahun.

"Program PASTI menggambarkan bahwa upaya penurunan stunting dapat berjalan di semua lini. Penanganannya dimulai dari pendampingan calon pengantin sampai anak berusia dua tahun. Kontribusi berbagai mitra juga mampu mengisi ruang yang belum dapat dijangkau pemerintah karena keterbatasan anggaran. Ini merupakan kolaborasi yang baik dan harus terus dijalankan," katanya.

Hal senada disampaikan Head of Early Childhood Education and Development (ECED) Tanoto Foundation, Michael Susanto, yang menegaskan bahwa investasi paling penting dimulai sejak anak usia dini. Menurutnya, stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan dan pendidikan, tetapi juga menurunkan produktivitas ekonomi pada masa depan. Karena itu, Tanoto Foundation bersama para mitra membangun kolaborasi melalui Program PASTI sebagai upaya menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....