Kalbar Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, Ancaman Karhutla Tetap Tinggi

  • 31 Jul 2026 07:24 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat pada Jum'at, 31 Juli 2026, didominasi cerah berawan pada pagi hingga siang hari. Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah pada siang hingga malam hari.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Septika, mengatakan hujan ringan diprakirakan terjadi pada siang hingga sore di sebagian wilayah Kabupaten Sambas, Kota Singkawang, Kabupaten Mempawah, Kota Pontianak, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Sintang.

"Untuk pagi hingga siang hari kondisi cuaca secara umum diprakirakan cerah berawan. Siang hingga sore hari hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Sambas, Singkawang, Mempawah, Pontianak, Sanggau, dan Sintang," ujar Prakirawan yang akrab dipanggil Tika ini, dalam Warta Berita Pagi, Jum'at, 31 Juli 2026.

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Landak, dan Kabupaten Kubu Raya. Adapun pada malam hingga dini hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Melawi dan Kabupaten Kapuas Hulu.

BMKG juga mencatat angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 10–35 kilometer per jam. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 22–34 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 56–95 persen.

Selain prakiraan cuaca, BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meningkatnya suhu udara dan berkurangnya potensi hujan dinilai dapat memperbesar risiko munculnya titik api di berbagai wilayah Kalimantan Barat.

"Naiknya suhu udara dan berkurangnya potensi hujan dapat memicu kebakaran hutan dan lahan. Selama 24 jam terakhir terdeteksi sebanyak 224 titik panas di wilayah Kalimantan Barat, sementara indeks potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan untuk satu minggu ke depan berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar," jelas Tika.

BMKG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran. Informasi cuaca terbaru dapat diperoleh melalui situs resmi BMKG maupun kanal media sosial BMKG Kalimantan Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....