BPBD Kalbar Kerahkan 7 Armada Udara Tangani Karhutla di 8 Kabupaten

  • 30 Jul 2026 17:16 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mengerahkan 7 armada udara dan beberapa armada pemadaman serta prasarana pendukung lainnya untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penyebaran 7 armada udara ini melibatkan pengerahan helikopter patroli, helikopter water bombing, dan pesawat khusus pemantau untuk menangani karhutla di 8 kabupaten antara lain Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Mempawah, Sambas, Landak, Sanggau, Kayong Utara dan Sekadau. Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar Daniel mengatakan, dari 7 armada udara ini, 3 armada udara melakukan patroli udara dan modifikasi cuaca serta 4 armada udara melakukan water bombing.

"Untuk armada udara ini akan mendapatkan penambahan, karena wilayah Kalbar menjadi perhatian serius dari pemerintah pusat dalam penanganan karhutla. Sebagaimana Presiden Prabowo menyampaikan ada tiga pilar penanganan karhutla di Kalbar, yaitu, penguatan air baku, pemantauan titik panas dan percepatan rekayasa cuaca di daerah rawan karhutla. Semua ini merupakan perintah presiden," kata Daniel di ruang Command Center Pusdalops BPBD Kalbar, Kamis, 30 Juli 2026 siang.

Daniel menuturkan, ada 3 jenis armada udara patroli yang dikerahkan untuk menangani karhutla, diantaranya helikopter Bell 206 Reg. PK-FBI, Pesawat Cessna Grand Caravan 208B PK-NGT/PK NGW dan Pesawat Cessna Grand Caravan 208B PK-NGT untuk modifikasi cuaca.

"Sementara untuk 4 jenis armada udara lainnya berupa helikopter water bombing yaitu, helikopter AS 350AS, helikopter Sikorsky UH-60A, helikopter Super Puma H225 dan helikopter Sikorsky UH-60L. Ke 4 helikopter water bombing ini hanya memiliki jangkauan tertentu dan tidak mampu untuk menjangkau seluruh wilayah terdampak karhutla" ucap Daniel.

Daniel menjelaskan, jarak terbang setiap armada udara ini terbatas, sehingga tidak semua wilayah mampu dijangaku dan pengaopresiasi armada udara ini juga dilakukan berdasarkan keputusan hasil briefing yang dilakukan pagi dan malam setiap hari.

"Dalam penanganan karhutla di Kalbar, semua BPBD di kabupaten/kota sudah memiliki peralatan dasar dan armada yang memadai seperti mobil operasional, mobil komando dan pick up untuk mengangkut peralatan pemadaman," ujar Daniel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....