KPAD Pontianak Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga sejak Pranikah
- 25 Jul 2026 18:11 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Niyah Nurniyati, menilai ketahanan keluarga harus menjadi perhatian serius pemerintah. Menurutnya, pemerintah perlu memiliki formulasi yang jelas agar orang tua lebih memahami perannya dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Niyah mengatakan pihaknya juga akan melakukan audiensi dengan Kementerian Agama untuk mendorong penguatan implementasi ketahanan keluarga yang dimulai sejak sebelum pasangan memasuki jenjang pernikahan. "Kami mendorong pemerintah lebih fokus bagaimana implementasi ketahanan keluarga. Sehingga orang tua itu betul-betul aware terhadap anaknya," ujarnya di Pontianak, Sabtu, 25 Juni 2026.
Ia menilai pendidikan pranikah yang ada saat ini masih belum optimal. Padahal, membangun keluarga merupakan komitmen jangka panjang yang membutuhkan kesiapan, tidak hanya untuk menikah, tetapi juga menjadi orang tua.
Menurut Niyah, masih banyak pasangan muda yang siap memiliki anak, namun belum memahami tanggung jawab dalam mengasuh dan mendidik anak. Karena itu, pendidikan mengenai kehidupan berkeluarga perlu diberikan sejak usia SMA hingga perguruan tinggi.
"Banyak pasangan muda siap punya anak, tapi tidak siap menjadi orang tua. Pendidikan itu harus lebih ditajamkan sejak usia SMA sampai perguruan tinggi," katanya.
Selain memperkuat pendidikan pranikah, KPAD juga mengusulkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Kementerian Agama, Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh agama, hingga program pembinaan calon pengantin agar ketahanan keluarga dapat dibangun secara menyeluruh. Niyah bahkan mengusulkan pembentukan satuan tugas khusus ketahanan keluarga, seperti halnya penanganan stunting. Menurutnya, langkah tersebut penting mengingat tingginya angka perkawinan usia anak yang berdampak pada kualitas pengasuhan.
"Kita terlalu sibuk membenahi persoalan di hilir. Padahal yang harus diperkuat adalah hulunya. Kalau hulunya baik, persoalan anak akan lebih mudah dicegah," katanya, mengakhiri.
Baca juga: Hari Anak Nasional, KPAD Perjuangkan Kepentingan Terbaik Anak
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....