Musda DMI Kota Pontianak Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan

  • 24 Jul 2026 16:30 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pontianak menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2026 dengan mengusung tema "Jadikan Masjid sebagai Sarana Pembinaan Ummat" di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Jum'at, 24 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antar-lembaga untuk mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.

Ketua Panitia Musda DMI Kota Pontianak, Rusdiansyah, mengatakan pelaksanaan Musda dihadiri berbagai unsur pemerintah, organisasi keagamaan, serta mitra strategis yang selama ini mendukung program-program DMI.

"Kami mengundang instansi yang memang berkaitan dengan gerak kerja DMI di Kota Pontianak, mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Agama, Baznas, MUI, PDAM, BSI hingga berbagai mitra lainnya. Harapan kami ke depan program-program Dewan Masjid dapat bersinergi dengan lembaga-lembaga tersebut," ujarnya.

Menurut Rusdi, sinergi lintas sektor diperlukan agar masjid mampu memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat, tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga pusat pelayanan ummat. Ia juga mengungkapkan adanya rencana kerja sama dengan salah satu mitra untuk mendukung digitalisasi masjid melalui penyediaan akses internet.

"Nanti akan ada program bersama untuk memasang internet di masjid. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik sehingga kegiatan kajian maupun pembinaan ummat dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui layanan digital," katanya.

Rusdi menjelaskan, keterbatasan kapasitas ruangan membuat panitia membatasi jumlah peserta dari setiap kecamatan. Meski demikian, antusiasme pengurus masjid tetap tinggi untuk mengikuti jalannya Musda.

"Kami membatasi setiap kecamatan sekitar 15 perwakilan masjid karena kapasitas ruangan tidak memungkinkan. Alhamdulillah, para peserta tetap hadir dengan semangat untuk mengikuti musyawarah ini," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rusdi berharap Musda mampu menghasilkan kepengurusan baru yang dapat melanjutkan sekaligus meningkatkan program-program DMI Kota Pontianak.

"Kita ingin masjid bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi bagaimana seluruh aspek kebutuhan masyarakat bisa dibina melalui masjid. Mudah-mudahan setelah musyawarah ini lahir kepengurusan baru yang mampu melanjutkan dan menyempurnakan program yang sudah berjalan," ucapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan.

"Atas nama panitia pelaksana kami mohon maaf apabila dalam penyelenggaraan Musda ini masih terdapat kekurangan. Kami telah berupaya semaksimal mungkin agar kegiatan ini berjalan dengan baik," katanya, mengakhiri.

Baca juga: Wujudkan Masjid Jadi Penggerak Ekonomi dan Pusat Pemberdayaan Ummat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....