PDAM Pontianak Imbau Warga Hemat Air saat Musim Kemarau

  • 08 Agt 2026 21:32 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Plt Direktur Teknik PDAM Kota Pontianak mengatakan, masyarakat sebaiknya menampung air dalam bak penampungan dan menggunakan sesuai kebutuhan selama musim kemarau. Langkah ini penting untuk menjaga ketersediaan air sekaligus mengantisipasi perubahan kebutuhan masyarakat.

Saat ini, cakupan pelayanan PDAM Kota Pontianak telah mencapai sekitar 92 persen. Wilayah yang belum terlayani umumnya berada di kawasan pinggiran sungai, termasuk masyarakat yang belum memasang sambungan rumah karena masih terbiasa memanfaatkan air sungai.

“Kami mengimbau masyarakat menggunakan air secukupnya. Kalau memungkinkan, air ditampung di bak penampungan sehingga bisa digunakan sesuai kebutuhan, terutama selama musim kemarau,” ujarnya kepada RRI di ruang Kerjanya, Jumat, 7 Agustus 2026.

PDAM juga terus mengedukasi masyarakat agar beralih menggunakan air perpipaan yang telah memenuhi standar kesehatan. Sebab, air sungai maupun air sumur memiliki risiko tercemar sehingga penggunaannya untuk kebutuhan sehari-hari perlu diperhatikan. Untuk masyarakat berpenghasilan rendah, PDAM menyediakan program MBR berupa pemasangan sambungan secara gratis, meski pelanggan tetap dikenakan iuran atau tagihan bulanan.

Sumber air baku PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak terlihat dari drone (Foto : PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak).

Di sisi lain, PDAM terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jaringan pelayanan. Sejumlah pengembangan dilakukan, di antaranya penambahan kapasitas di Instalasi Pengolahan Air atau IPA Selat Panjang serta peningkatan kapasitas di kawasan Nipah Kuning.

“Kami terus berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan. Salah satunya dengan mengoptimalkan kapasitas yang masih tersedia agar jumlah pelanggan bisa bertambah dan cakupan pelayanan menuju 100 persen,” katanya.

Untuk kondisi saat ini, produksi air PDAM dinilai masih sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Pasokan juga masih memadai karena konsumsi masyarakat rata-rata berada di bawah kapasitas maksimal. PDAM memastikan kapasitas produksi akan terus dimaksimalkan seiring meningkatnya jumlah pelanggan dan kebutuhan air bersih di Kota Pontianak.

Baca juga: Kubu Raya Perkuat Strategi Hadapi Puncak Ancaman Karhutla

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....