Kebakaran Hanguskan Rumah di Kawasan Sepakat, Seorang Anak Usia 5 Tahun, Selamat
- 22 Jul 2026 15:56 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- Kebakaran di Margodadirejo 2b
- Pontianak Kota
- Peristiwa Kebakaran
RRI.CO.ID, Pontianak – Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan Gang Margodadirejo 2B, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusoso, Kecamatan Pontianak Kota, Rabu, 22 Juli 2026. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB setelah menghanguskan sebagian besar bangunan rumah.
Salah seorang penghuni rumah yang terbakar, Maya (26), mengaku saat kejadian tengah memasak di rumah yang berada satu atap dengan rumah milik abangnya. Maya mengatakan, awalnya ia mendengar suara seperti seng terkena panas.
Namun, setelah mendengar teriakan tetangga yang meminta pertolongan, ia langsung keluar untuk mencari sumber kejadian. "Saya lagi masak, rumah saya dengan abang saya satu atap. Awalnya saya kira suara seng itu karena panas. Kemudian saya dengar tetangga teriak minta tolong, saya langsung keluar," ujar Maya.
Maya bersama tetangga sebelah rumahnya kemudian mendobrak pintu rumah yang terbakar. Saat itu, kondisi rumah sudah dipenuhi asap. Mereka menemukan keponakannya berusia sekitar lima tahun berada di pojok ruang tamu dalam kondisi panik dan menangis. Menurut keterangannya, keponakannya tersebut ditinggal di rumah sendiri, oleh ibunya karena hendak menjemput anaknya yang satu lagi ke sekolah.
"Anaknya shock dan menangis. Saat kami dobrak pintu, posisinya ada di pojok ruang tamu dan sudah teriak-teriak," katanya.
Setelah berhasil menyelamatkan anak tersebut, Maya langsung menghubungi pihak keluarga dan petugas pemadam kebakaran. Berdasarkan keterangan sementara dari keponakannya, api diduga berasal dari charger telepon seluler milik ibunya. Namun, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.
Maya menyebut, sekitar 70 persen bagian dari kedua rumah yang berdampingan tersebut hangus terbakar. Sejumlah dokumen dan barang-barang milik keluarga juga tidak dapat diselamatkan. "Rumah sekitar 70 persen hangus. Berkas-berkas juga banyak yang tidak bisa diselamatkan. Untungnya sebagian data masih tersimpan dalam bentuk PDF," ujarnya.
Maya menambahkan, keponakannya memang biasa dititipkan di rumah tersebut ketika ibunya pergi. Namun, belakangan anak itu lebih jarang dititipkan karena Maya sedang bekerja.
Kebakaran tersebut juga merembet ke rumah Maya yang berada dalam satu atap dengan rumah abangnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....