Gangguan PLTU, Pasokan Listrik Kalbar Diatur Selama Perbaikan

  • 04 Jul 2026 13:16 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Pasokan listrik di Kalimantan Barat mengalami pembatasan terukur menyusul gangguan teknis pada pembangkit listrik berkapasitas besar hingga kini.

PT PLN (Persero) menyatakan penurunan kemampuan pasok listrik pada Sistem Kelistrikan Kalimantan Barat disebabkan gangguan teknis berupa kebocoran boiler di salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas besar.

Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat, Zarkasih, di Pontianak, Sabtu, 4 Juli 2026, mengatakan gangguan tersebut menyebabkan kemampuan pasok sistem kelistrikan belum dapat beroperasi secara optimal.

Untuk menjaga keandalan sistem dan mencegah gangguan yang lebih luas, PLN menerapkan pengaturan operasi sistem melalui pembatasan aliran listrik secara terukur di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat sesuai kebutuhan operasional.

PLN menegaskan kondisi tersebut tidak berkaitan dengan ketersediaan energi primer maupun pasokan batu bara. Saat ini, stok bahan bakar pembangkit dipastikan dalam kondisi aman.

Guna meminimalkan dampak kepada pelanggan, PLN mengoptimalkan seluruh pembangkit yang tersedia serta menambah pasokan listrik melalui pengoperasian pembangkit milik mitra kerja.

PLN memperkirakan proses perbaikan kebocoran boiler membutuhkan waktu sekitar satu minggu hingga sistem kelistrikan kembali beroperasi secara normal.

Selama masa perbaikan, PLN berkomitmen terus menjaga keandalan pasokan listrik dan akan menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengapresiasi pengertian dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

Baca juga: Gangguan Pembangkit, PLN Terapkan Manajemen Beban Terbatas

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....