Gangguan Pembangkit, PLN Terapkan Manajemen Beban Terbatas!
- 04 Jul 2026 01:02 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat dipastikan bukan akibat krisis pasokan energi maupun batu bara. PT PLN (Persero) menerapkan manajemen beban secara terbatas sebagai langkah menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Kebijakan tersebut diambil setelah terjadi gangguan operasional pada salah satu pembangkit listrik milik Independent Power Producer (IPP), sehingga pasokan daya ke sistem kelistrikan Kalimantan Barat belum dapat beroperasi secara optimal.
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat, Mukhlis Zarkasih, mengatakan pengaturan beban dilakukan secara terukur agar sistem kelistrikan tetap stabil dan mampu melayani masyarakat secara menyeluruh.

Menurutnya, kondisi ini tidak berkaitan dengan ketersediaan energi primer maupun pasokan batu bara. Hingga saat ini, stok energi untuk mendukung operasional pembangkit berada dalam kondisi aman dan mencukupi.
PLN juga memastikan seluruh personel teknik telah dikerahkan untuk mempercepat penanganan gangguan. Upaya pemulihan terus dilakukan agar pasokan listrik dapat kembali normal secara bertahap di wilayah yang terdampak.
Selain melakukan perbaikan pada sistem, PLN terus memantau perkembangan pasokan daya secara real time guna memastikan proses normalisasi berlangsung aman tanpa mengganggu keandalan jaringan kelistrikan.
PLN turut mengharapkan dukungan dan pengertian masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. Informasi mengenai perkembangan penanganan gangguan akan terus disampaikan secara berkala kepada pelanggan.
Dengan percepatan perbaikan yang dilakukan, PLN optimistis sistem kelistrikan Kalimantan Barat dapat segera pulih sepenuhnya sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha kembali berjalan normal.
Baca juga: Terima Keluhan Warga, Wali Kota Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....