Geografis Sulit Hambat Penanganan Karhutla di Bengkayang saat Kemarau

  • 26 Jun 2026 13:44 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Bengkayang – Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Dwi Berta Meiliana, mengatakan sebagian besar lokasi kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya sulit dijangkau kendaraan roda empat maupun roda enam. Kondisi tersebut membuat petugas harus mengandalkan kendaraan roda dua untuk mencapai titik-titik kebakaran.

"Kalau kondisi geografis kita memang rata-rata susah dijangkau dengan kendaraan roda empat ataupun roda enam. Kendaraan yang bisa menjangkau lokasi kebakaran itu memang kendaraan roda dua," ujar Dwi, Kamis, 25 Juni 2026.

Selain medan yang sulit, keterbatasan sumber air saat musim kemarau juga menjadi tantangan dalam proses pemadaman. Menurut Dwi, kondisi itu pernah terjadi saat kebakaran besar melanda Kecamatan Capkala pada April lalu.

"Waktu kebakaran besar di Kecamatan Capkala memang susah mendapatkan sumber air untuk pemadaman. Saat itu sampai menggunakan sepuluh sambungan selang baru bisa menjangkau lokasi kebakaran," katanya.

Sementara itu, untuk wilayah kepulauan seperti Lemukutan dan Randayan, hingga saat ini belum terjadi kebakaran hutan dan lahan. Meski demikian, BPBD tetap mewaspadai potensi bencana lain yang mengancam kawasan tersebut.

"Kalau di wilayah kepulauan seperti Lemukutan dan Randayan tidak ada kebakaran. Di sana yang perlu diwaspadai adalah abrasi pantai dan angin kencang. Kita berharap kondisinya tetap aman," katanya, mengakhiri.

Baca juga: Embung Gambut Jadi Kunci Cegah Karhutla, Banyak yang Mulai Mengering

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....