Satu Rumah belakang Masjid Raya Mujahidin Terbakar, dua Lansia Berhasil Selamat

  • 22 Jun 2026 08:20 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Kebakaran
  • Rumah Mewah
  • Dua Lansia

RRI.CO.ID, Pontianak - Sebuah rumah mewah di Jalan Mujahidin, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, dilanda kebakaran hebat pada Minggu, 21 Juni 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa yang terjadi tepat di belakang Masjid Raya Mujahidin tersebut mengundang perhatian warga karena berlangsung saat kawasan sekitar tengah ramai aktivitas.

Menurut keterangan warga, kepulan asap hitam pertama kali terlihat dari bagian tengah bangunan. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke hampir seluruh bagian rumah hingga menimbulkan kobaran yang cukup besar.

Warga yang melihat asap membumbung tinggi segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi rumah. Saat itu diketahui masih ada dua orang lanjut usia, seorang pria dan seorang wanita, yang berada di dalam bangunan.

Tanpa menunggu lama, warga melakukan evakuasi dan berhasil menyelamatkan kedua lansia tersebut. Selain itu, sebuah mobil yang terparkir di halaman rumah juga sempat dipindahkan ke lokasi yang lebih aman sebelum api semakin membesar.

Situasi sempat menegangkan ketika lansia pria yang telah dievakuasi berusaha kembali masuk ke dalam rumah yang terbakar. Beruntung, warga yang berada di lokasi dengan cepat mencegah tindakan tersebut sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Komandan Pemadam Kebakaran Merdeka, Aweng, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.00 WIB dan segera mengerahkan personel ke lokasi.

“Sekitar pukul 11.00 siang kami menerima informasi adanya kebakaran sebuah rumah besar di belakang Mujahidin. Saat petugas tiba di lokasi, kondisi api sudah cukup besar,” ujarnya.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Meski demikian, petugas langsung melakukan upaya pemadaman sesaat setelah tiba di lokasi kejadian. Aweng mengungkapkan, pihaknya sempat menerima informasi adanya seorang lansia yang terjebak di dalam rumah.

Namun setelah dilakukan pengecekan, korban ternyata telah lebih dulu dievakuasi oleh warga sekitar. Akibat kebakaran tersebut, sekitar 90 persen bangunan rumah mengalami kerusakan parah. Seluruh isi rumah juga dilaporkan hangus terbakar.

“Kurang lebih 90 persen bangunan ludes terbakar dan seluruh isi rumah tidak dapat diselamatkan,” ungkapnya.

Dalam proses penanganan, petugas menghadapi kendala keterbatasan sumber air. Kondisi gorong-gorong yang kecil dan minim pasokan air membuat proses pemadaman berlangsung lebih sulit. Meski demikian, api akhirnya berhasil dikendalikan setelah petugas berjibaku selama sekitar 1 jam 10 menit di lokasi kejadian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....