Pengurus KONI Kubu Raya Periode 2026-2030 Resmi Dilantik

  • 20 Jun 2026 16:20 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kubu Raya - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kubu Raya periode 2026-2030 resmi dilantik di Qubu Resort, pada Kamis 18 Juni 2026. Pelantikan yang dilakukan oleh jajaran KONI Provinsi Kalimantan Barat tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk memacu prestasi olahraga di Kabupaten Kubu Raya.‎

‎Usai dilantik, Ketua KONI Kabupaten Kubu Raya, Zulkarnain, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah, terutama menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2026 yang tinggal beberapa bulan lagi.‎

‎Menurutnya, tantangan yang dihadapi pengurus baru tidaklah ringan. Hal itu berkaca dari capaian Kabupaten Kubu Raya pada Porprov 2022 yang berada di peringkat delapan klasemen perolehan medali. Namun demikian, pihaknya optimistis mampu membawa Kubu Raya meraih hasil yang lebih baik pada Porprov mendatang.‎

‎"Untuk Porprov 2026 yang sudah di depan mata, kami memiliki target masuk tiga besar perolehan medali. Artinya, kami harus bekerja keras dan membangun kekompakan bersama seluruh pengurus KONI yang ada," ujar Zulkarnain.‎

‎Ia mengatakan, optimisme tersebut didukung oleh komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga. Dukungan berupa rasionalisasi anggaran olahraga yang disampaikan kepala daerah menjadi suntikan semangat bagi pengurus dan atlet untuk terus meningkatkan prestasi.‎

‎Zulkarnain menjelaskan bahwa KONI Kubu Raya telah melakukan inventarisasi terhadap cabang olahraga yang berpotensi menyumbangkan medali. Cabang olahraga bela diri diproyeksikan menjadi andalan dalam perburuan medali pada Porprov 2026.‎

‎"Beberapa cabang olahraga yang kami andalkan antara lain pencak silat, tarung derajat, karate, dan taekwondo. Cabor-cabor ini memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung medali bagi Kabupaten Kubu Raya," katanya.‎

‎Selain fokus pada pencapaian prestasi, Zulkarnain juga menekankan pentingnya membangun budaya olahraga yang berlandaskan semangat gotong royong. Menurutnya, pembinaan atlet tidak boleh hanya bergantung pada ketersediaan anggaran, tetapi harus didukung oleh kesadaran dan komitmen bersama untuk terus berlatih dan berkembang.‎

‎"Semangat gotong royong ini akan kami bangun. Jangan semata-mata kalau ada uang kita latihan, kalau tidak ada uang kita tidak latihan. Bonus bagi atlet itu hanyalah bentuk apresiasi. Untuk meraih prestasi dibutuhkan kerja keras, latihan yang konsisten, waktu, dan pengorbanan yang tidak sedikit," tegasnya.‎

‎Untuk mewujudkan target masuk tiga besar Porprov 2026, KONI Kabupaten Kubu Raya berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, sektor swasta, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga dinilai menjadi kunci dalam mendukung pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....