Sekolah Lansia Serentak Dibuka, Wujudkan Lansia Berdaya
- 10 Jun 2026 12:14 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Ratusan lansia di Kalimantan Barat kini mendapat ruang belajar baru untuk tetap sehat, aktif, mandiri, produktif, dan bahagia. Ruang belajar tersebut dituangkan melalui pembukaan Sekolah Lansia Serentak Tahun 2026 yang digelar Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, pada Selasa, 9 Juni 2026.
Mengusung tema “Tetap Bahagia di Usia Senja”, program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat Program SIDAYA (Lansia Berdaya) sekaligus memperluas akses pembelajaran sepanjang hayat bagi para lanjut usia di seluruh Kalimantan Barat.
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Nyigit Wudi Amini, mengatakan peningkatan jumlah penduduk lanjut usia merupakan indikator keberhasilan pembangunan. Namun, kondisi tersebut juga menuntut adanya program yang mampu menjaga kualitas hidup lansia agar tetap sehat dan mandiri.
"Melalui Program SIDAYA, Kemendukbangga/BKKBN terus mendorong terwujudnya lansia yang berdaya. Salah satu implementasinya adalah penyelenggaraan Sekolah Lansia sebagai wadah pembelajaran sepanjang hayat bagi para lanjut usia," ujarnya.
Menurut Nyigit, Sekolah Lansia tidak hanya membekali peserta dengan pengetahuan kesehatan fisik dan mental, tetapi juga memperkuat aspek spiritual, sosial, ekonomi, serta kemandirian. Dengan demikian, para lansia tetap dapat berkontribusi dan berperan aktif dalam keluarga maupun masyarakat.
Perkembangan program ini di Kalimantan Barat menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Sepanjang 2023 hingga 2025 telah terbentuk 21 Sekolah Lansia di 14 kabupaten/kota dengan jumlah peserta mencapai 798 orang lansia. Capaian tersebut mencerminkan semakin kuatnya dukungan pemerintah daerah, kader, keluarga, dan masyarakat terhadap peningkatan kualitas hidup lansia.
Pada tahun 2026, Kalimantan Barat kembali menambah 12 Sekolah Lansia Standar 1 (S1) dan melanjutkan pembelajaran pada 2 Sekolah Lansia Standar 2 (S2). Dengan penambahan tersebut, seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat kini telah memiliki penyelenggaraan Sekolah Lansia.
"Melalui Sekolah Lansia, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kesehatan, spiritualitas, sosial kemasyarakatan, dan kemandirian di usia lanjut, tetapi juga memiliki ruang untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, memperluas jejaring sosial, serta meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh," tambahnya.
Nyigit berharap Sekolah Lansia mampu menjadi sarana efektif dalam mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bahagia. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi agar program tersebut dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak lansia di masa mendatang.
"Jadikan Sekolah Lansia sebagai ruang belajar, ruang berbagi pengalaman, dan ruang untuk terus berkembang meskipun usia terus bertambah," pesannya.
Dengan pembukaan serentak ini, Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan masa senja yang lebih berkualitas bagi para lansia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....