Jembatan Garuda Jadi Harapan Baru Warga Sekayam

  • 08 Jun 2026 18:25 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, terus menunjukkan perkembangan menggembirakan bagi masyarakat setempat. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Dusun Keladang 1 dengan Dusun Keladang 2, Setogor, dan Sei Punyugan di Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, terus berjalan sesuai tahapan.

Kehadiran jembatan gantung tersebut diyakini akan menjadi solusi bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi antarwilayah. Jembatan dengan panjang bentang 80 meter itu dibangun melintasi Sungai Sekayam yang memiliki lebar sekitar 69 meter. Kondisi sungai yang memiliki kedalaman satu hingga dua meter, serta potensi banjir dengan ketinggian air mencapai enam meter, menjadi tantangan tersendiri dalam proses pengerjaannya.

Meski demikian, pembangunan terus menunjukkan progres positif. Saat ini pekerjaan telah memasuki tahap pengecoran blok angkur yang menjadi salah satu bagian penting dalam konstruksi jembatan gantung tersebut.

Keberadaan jembatan ini nantinya diperkirakan akan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 1.255 jiwa masyarakat di wilayah sekitar. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan juga akan mendukung akses pendidikan, kegiatan sosial, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Sebelum pembangunan dilakukan, warga yang ingin menuju Dusun Keladang 2 dari Dusun Keladang 1 harus menempuh jalur alternatif sejauh kurang lebih 18 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar 30 hingga 40 menit. Dengan hadirnya jembatan tersebut, jarak tempuh diharapkan dapat dipersingkat secara signifikan.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, yang kini dalam pengerjaan terus menunjukkan perkembangan menggembirakan (Foto : Pendim 1204/Sanggau).

Danramil Sekayam, Kapten Inf Jufri, yang turut terlibat langsung dalam proses pembangunan mengatakan, kehadiran jembatan ini merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat karena akan membuka akses yang lebih cepat dan aman.

"Jembatan ini sangat dinantikan masyarakat karena akan mempermudah akses antar dusun yang selama ini cukup jauh ditempuh. Kami bersama warga berupaya mendukung percepatan pembangunan agar manfaatnya segera dapat dirasakan masyarakat," ujarnya pada Senin, 8 Juni 2026.

Di lokasi pembangunan, semangat gotong royong juga terlihat dari keterlibatan Babinsa Desa Sotok, Sertu Rusmanto, bersama warga yang bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan konstruksi.

Kapten Jufri menambahkan, keterlibatan TNI dalam pembangunan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap pembangunan berjalan lancar hingga selesai. Infrastruktur seperti ini sangat penting untuk menunjang aktivitas pendidikan, ekonomi, dan sosial masyarakat di wilayah perbatasan," tambahnya.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera rampung dan menjadi penghubung strategis yang mampu meningkatkan konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Sekayam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....