Danrem dan Dandim Tanam Mangrove, Lepas Tukik di Temajuk

  • 07 Jun 2026 16:45 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Komitmen menjaga kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan TNI melalui aksi penanaman mangrove dan pelepasan tukik di perbatasan. Komandan Kodim 1208/Sambas, Letkol Inf Dwiyanto Kusumo, mendampingi Danrem 121/Alambhana Wanawai Brigjen TNI Purnomosidi dalam kegiatan penanaman mangrove dan pelepasan tukik (anak penyu) di kawasan pesisir perbatasan Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Kegiatan yang melibatkan masyarakat, Forkopimcam Paloh, pelajar, dan berbagai elemen lainnya tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan laut di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain berfungsi menjaga kelestarian alam, penanaman mangrove juga memiliki peran penting dalam mencegah abrasi pantai, melindungi garis pantai dari kerusakan, serta menjadi habitat berbagai jenis biota laut. Sementara pelepasan tukik dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga populasi penyu yang merupakan satwa dilindungi.

Danrem 121/ABW Brigjen TNI Purnomosidi menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau institusi tertentu, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

"Penanaman mangrove dan pelepasan tukik ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bentuk kepedulian nyata terhadap kelestarian alam yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Kami berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga dan merawat lingkungan pesisir," ujar Purnomosidi.

Komandan Kodim 1208/Sambas, Letkol Inf Dwiyanto Kusumo, mendampingi Danrem 121/Alambhana Wanawai Brigjen TNI Purnomosidi dalam kegiatan pelepasan tukik (anak penyu) di kawasan pesisir perbatasan Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Foto : Pendim 1208/Sambas).

Ia menambahkan, kawasan perbatasan tidak hanya perlu dijaga dari aspek keamanan, tetapi juga harus dipelihara kelestarian lingkungan dan sumber daya alamnya agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Dandim 1208/Sambas Letkol Inf Dwiyanto Kusumo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga ekosistem pantai dan habitat satwa laut yang dilindungi.

"Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan pesisir. Mangrove dan penyu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, sehingga perlu dijaga dan dilestarikan bersama," katanya.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat. Para peserta secara bersama-sama menanam bibit mangrove di sepanjang kawasan pesisir sebelum melaksanakan pelepasan tukik ke laut lepas.

Aksi tersebut menjadi bukti nyata sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di wilayah perbatasan. Diharapkan melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi pesisir terus meningkat sehingga kawasan pantai Temajuk tetap lestari, produktif, dan mampu memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang.

Melalui penanaman mangrove dan pelepasan tukik ini, TNI kembali menegaskan komitmennya tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup di wilayah perbatasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....