Hutan Mangrove di Pesisir Mempawah Terus Berkembang, Kini Capai 51 Hektare

  • 25 Jul 2026 18:13 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Mangrove di pesisir Mempawah
  • Progres Mangrove Mempawah
  • 51 Hektare

RRI.CO.ID, Mempawah - Upaya konservasi mangrove di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, menunjukkan perkembangan signifikan. Sejak dimulai pada 2011, kawasan hutan mangrove di pesisir Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, kini telah mencapai sekitar 51 hektare.

Mempawah Mangrove Conservation, Fajar, mengatakan perkembangan tersebut terlihat di sepanjang tiga kilometer garis pesisir Desa Pasir. Hutan mangrove yang tumbuh saat ini memiliki ketebalan sekitar 150 meter dari titik abrasi awal.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kegiatan konservasi yang dilakukan secara berkelanjutan selama lebih dari satu dekade. “Sejak dimulainya kegiatan konservasi pada 2011, khususnya di Desa Pasir, sepanjang tiga kilometer pesisir sudah terdapat hutan mangrove seluas 51 hektare dengan ketebalan sekitar 150 meter dari titik abrasi awal,” ujar Fajar, Sabtu, 25 Juli 2026.

Ia menambahkan, kawasan hutan mangrove tersebut masih berpotensi terus berkembang seiring dengan keberlanjutan kegiatan konservasi. Bahkan, kawasan mangrove di Desa Pasir diproyeksikan dapat menjadi salah satu hutan kota karena lokasinya yang berjarak sekitar tiga kilometer dari pusat Kota Mempawah.

Untuk memperkuat upaya konservasi, sebanyak 5.000 pohon mangrove juga akan ditanam dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026. Penanaman akan dilakukan di kawasan Mempawah Mangrove Conservation, Desa Pasir, dengan luas lahan sekitar satu hektare.

Fajar berharap, kegiatan konservasi yang dilakukan secara konsisten dapat terus memperluas kawasan hutan mangrove sekaligus menjaga pesisir Mempawah dari ancaman abrasi.

Baca juga: Peringati Hari Mangrove Sedunia 2026, MMC Akan Tanam 5.000 Bibit

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....