Yonif 833/BD Asah Kemampuan Prajurit Hadapi Kebakaran Wilayah

  • 04 Jun 2026 20:16 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Prajurit Yonif TP 833/Bumi Daranante berlatih bersama Damkar Sanggau guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran wilayah.

Guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 833/Bumi Daranante melaksanakan simulasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran bersama Satuan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sanggau.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 3 Juni 2026 tersebut dipusatkan di Markas Yonif TP 833/BD dan Tribun Sabang Merah, Kabupaten Sanggau. Sebanyak 22 prajurit diterjunkan dalam latihan yang didampingi langsung oleh tim pelatih Unit Pemadam Kebakaran Pemkab Sanggau.

Komandan Yonif TP 833/BD, Letkol Inf Riska Imron Rosadi, mengatakan latihan ini menjadi bagian dari upaya satuan dalam menjaga profesionalisme prajurit, khususnya dalam mendukung tugas Operasi Militer Selain Perang atau OMSP.

Menurutnya, prajurit TNI tidak hanya dituntut siap menghadapi operasi tempur, tetapi juga harus memiliki kemampuan membantu masyarakat saat terjadi bencana.

“Sebagai prajurit, kami tidak hanya dituntut siap dalam operasi tempur tetapi juga harus adaptif dan tanggap terhadap bencana di sekitar kita, termasuk kebakaran hutan, lahan maupun pemukiman. Latihan ini memastikan armada truk pemadam kebakaran satuan siap digerakkan kapan saja demi membantu masyarakat Sanggau,” tegasnya.

Prajurit Yonif TP 833/Bumi Daranante mengabadikan momen dalam pelatihan bersama Damkar Sanggau (Foto : Pendam XII/Tpr).

Dalam latihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai perilaku api, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan atau APAR, pengoperasian mesin pompa air, hingga teknik pengisian tangki pada kendaraan pemadam kebakaran milik satuan.

Setelah menerima pembekalan teori, para prajurit melaksanakan simulasi pemadaman kebakaran secara langsung dalam formasi regu. Setiap regu terdiri atas seorang komandan regu, operator mesin, serta personel pemegang selang dan nozzle yang bertugas melakukan pemadaman.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Pemkab Sanggau, Zulkifli, yang memimpin tim pelatih menilai latihan kolaboratif seperti ini penting untuk memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi darurat.

Melalui latihan tersebut, kemampuan teknis dan koordinasi lapangan para prajurit diuji agar mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi kejadian kebakaran yang sesungguhnya.

Seluruh rangkaian simulasi berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat kerja sama yang solid antara personel Yonif TP 833/BD dan petugas Damkar Kabupaten Sanggau.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Yonif TP 833/BD untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat serta mendukung upaya penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Sanggau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....