Delapan Korban Helikopter Dievakuasi, Prajurit Tembus Medan Ekstrem
- 17 Apr 2026 17:42 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Delapan jenazah korban helikopter jatuh berhasil dievakuasi tim SAR gabungan usai menembus medan ekstrem di Sekadau.
Prajurit Yonif TP 833/BD bersama tim SAR gabungan menuntaskan misi kemanusiaan mengevakuasi korban jatuhnya Helikopter Airbus H130 T2/PK-CFX milik PT Matthew Air Nusantara di kawasan terpencil Bukit Puntak, Dusun Gandis, Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Jumat, 17 April 2026, dini hari.
Sebanyak delapan jenazah berhasil dikeluarkan dari lokasi jatuhnya helikopter yang berada di area perbukitan curam dan sulit dijangkau kendaraan. Proses evakuasi pun harus dilakukan secara manual dengan cara dipikul menggunakan tandu darurat.
Medan terjal, jalur licin, serta gelapnya hutan menjadi tantangan berat bagi tim di lapangan. Para prajurit harus berjalan kaki menyusuri hutan lebat di tengah cuaca ekstrem demi memastikan seluruh korban dapat dibawa keluar dari lokasi kejadian.
Wakil Komandan Yonif TP 833/BD, Mayor Inf Ikhwan Hadi Putra, turut terjun langsung dalam proses evakuasi. Ia menegaskan bahwa misi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan pengabdian kepada kemanusiaan.
“Kondisi di lapangan memang sangat berat, dengan kemiringan medan ekstrem dan jarak pandang terbatas. Namun, kami berkomitmen memastikan seluruh korban dapat dievakuasi dengan cepat dan layak,” ujarnya.
Keberhasilan evakuasi ini tak lepas dari sinergi solid antara prajurit Yonif TP 833/BD dan unsur SAR gabungan lainnya. Seluruh jenazah kini telah dibawa ke titik kumpul untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Baca juga: KNKT Telusuri Penyebab Jatuhnya Helikopter PK-CFX, Laporan Awal Terbit 30 Hari
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....