BKKBN Kalbar Berganti Pimpinan, Fokus Penguatan Digitalisasi

  • 13 Mei 2026 16:27 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat resmi berganti pimpinan dengan penguatan program keluarga dan digitalisasi pelayanan kependudukan hari ini.

Pergantian Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar tersebut berlangsung dalam kegiatan pisah sambut di Aula Kencana Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (13/5/2026).

Jabatan Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar yang sebelumnya diemban Nuryamin kini resmi diserahterimakan kepada Nyigit Wudi Amini.

Nyigit sebelumnya menjabat sebagai Direktur Analisa Dampak Kependudukan BKKBN dan kini melanjutkan kepemimpinan Program Bangga Kencana di Kalimantan Barat.

Selain serah terima jabatan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penguatan sinergitas dan komitmen bersama dalam pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.

Nyigit Wudi Amini menyampaikan pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kalimantan Barat selama ini telah berjalan baik dan perlu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.

Ia menegaskan pentingnya penyusunan peta jalan pembangunan kependudukan baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Indikatornya itu luas, ada bentang kuantitas dan kualitas penduduk. Itu yang akan sama-sama kita gerakkan bersama mitra kerja,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan geografis Kalimantan Barat yang luas harus dijawab dengan strategi dan pemanfaatan teknologi informasi secara maksimal.

Nyigit menilai digitalisasi menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan edukasi pembangunan keluarga hingga wilayah terpencil.

“Digitalisasi menjadi sesuatu yang harus dilakukan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang jauh melalui teknologi informasi,” jelasnya.

Sementara itu, Nuryamin yang kini mendapat amanah sebagai Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah dan mitra kerja di Kalbar.

Ia berharap komunikasi dan sinergi lintas elemen masyarakat tetap terjaga demi keberlanjutan program pembangunan keluarga di Kalimantan Barat.

“Komunikasi dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, organisasi masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat harus terus dibangun,” ungkapnya.

Nuryamin juga optimistis Kalimantan Barat dapat terus berkembang menjadi daerah yang lebih maju, bermartabat, dan sejahtera melalui pembangunan kependudukan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....