Indikator IKPA Jadi Penentu Penghargaan Satker 2025

  • 23 Apr 2026 20:44 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pontianak menetapkan sejumlah indikator penilaian bagi satuan kerja (satker) untuk memperoleh penghargaan Khatulistiwa Award 2025. Penilaian tersebut dilakukan melalui sistem monitoring berbasis aplikasi untuk memastikan kinerja pengelolaan anggaran berjalan optimal.

Kepala KPPN Pontianak, Eko Erifianto, menjelaskan penilaian kinerja satker dilakukan melalui aplikasi Online Monitoring SPAN (OM-SPAN) yang kini telah beralih ke aplikasi My Intress.

“Kami punya aplikasi monitoring dan evaluasi, yaitu OM-SPAN yang sekarang beralih ke My Intress untuk memonitoring kinerja satker, baik bulanan, triwulanan, semesteran, maupun tahunan,” ujarnya di Pontianak, Kamis, 23 April 2026.

Melalui sistem tersebut, KPPN memantau berbagai indikator kinerja satker selama tahun anggaran 2025. Dari ratusan satker yang ada, hanya yang memiliki performa terbaik yang dipilih untuk menerima penghargaan. “Ada sekitar 240-an satker yang kami monitor, namun hanya yang benar-benar berkinerja baik dan layak yang diberikan penghargaan,” katanya.

Adapun kriteria penilaian meliputi ketepatan waktu dan validitas penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) bendahara, rekonsiliasi laporan keuangan, serta penyampaian Surat Perintah Membayar (SPM) gaji induk. Selain itu, indikator kinerja pelaksanaan anggaran (IKPA) menjadi komponen utama dalam menentukan penilaian.

“IKPA ini memiliki beberapa sub-indikator, seperti kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan anggaran. Semakin kecil deviasi, maka nilainya semakin baik,” katanya.

Ia menambahkan, aspek penyerapan anggaran juga menjadi perhatian, dengan target capaian yang ditetapkan secara bertahap setiap triwulan. “Misalnya triwulan pertama target 15 persen, kemudian triwulan kedua 40 persen, dan seterusnya. Jika itu dipenuhi dengan baik, maka satker akan mendapat nilai tinggi,” ujarnya.

Selain itu, penilaian juga mencakup pelaporan saldo rekening, penggunaan digitalisasi pembayaran seperti cash management system (CMS), serta implementasi kartu kredit pemerintah.

Untuk kategori penghargaan, KPPN Pontianak memberikan apresiasi dalam beberapa aspek, di antaranya LPJ bendahara, rekonsiliasi laporan keuangan, pelaporan rekening, digitalisasi pembayaran, IKPA, hingga kategori juara umum.

“Juara umum diberikan kepada satker yang memiliki kinerja terbaik secara keseluruhan dari seluruh kategori yang dinilai,” kata Eko.

Melalui penghargaan ini, KPPN Pontianak berharap dapat mendorong peningkatan kinerja satker dalam pengelolaan keuangan negara yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat waktu.

Baca juga: Khatulistiwa Award 2025 Apresiasi Kinerja Satker Pontianak

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....