Viral di Media Sosial, Jasa Bantu Pontianak Tawarkan Bantuan Tarif Seikhlasnya!

  • 18 Apr 2026 23:14 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Layanan unik bertajuk “Jasa Bantu Pontianak” menjadi perbincangan di kalangan masyarakat, khususnya anak muda. Layanan ini digagas oleh Reinald Rantung dan dibahas dalam dialog Ruang Obrolan Pro 2 (RONDA) pada Senin, 13 April 2026.

Reinald menceritakan, ide awal membangun jasa bantu tersebut muncul dari obrolan santai bersama teman-temannya. Saat itu, ia sedang tidak memiliki kesibukan, hingga akhirnya mencoba merealisasikan ide tersebut menjadi sebuah layanan yang dapat membantu berbagai kebutuhan masyarakat.

Jasa Bantu Pontianak sendiri mulai berjalan sejak 14 Maret 2026. Dalam waktu kurang dari satu bulan, layanan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Bahkan, konten yang dibagikan melalui media sosial berhasil menarik perhatian hingga jutaan penonton.

Konsep jasa bantu ini terbilang berbeda dari layanan serupa, karena menerapkan sistem pembayaran seikhlasnya. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan tanpa terbebani tarif tertentu.

Beragam permintaan pun diterima oleh Reinald dan timnya. Mulai dari membantu membeli makanan, membersihkan rumah, hingga menebas rumput, terutama saat momen Lebaran. “Kebanyakan orang-orang minta tolong beli makanan, kemarin momen Lebaran banyak juga yang minta nebas rumput dan bersih-bersih rumah,” jelasnya.

Namun, ada pula permintaan yang tidak biasa. Reinald mengaku pernah diminta untuk mengintai pasangan seseorang yang sedang dicurigai. Meski demikian, ia tetap selektif dalam menerima permintaan dari klien.

Dalam operasionalnya, layanan ini tidak memiliki jam kerja tetap. Reinald mengaku bekerja secara fleksibel, bahkan siap membantu kapan saja jika dibutuhkan. “Saya enggak ada jam operasional, kerja sesuai mood saja. Tapi kalau urgent, walaupun tengah malam tetap saya kerjakan,” katanya.

Meski sempat mengalami kendala seperti penipuan, Reinald tetap optimistis mengembangkan usahanya. Ke depan, ia berencana membuka usaha kedai kopi dengan konsep street coffee. Menutup perbincangan, Reinald mengajak anak muda untuk tidak ragu memulai usaha. “Jadi panutan anak muda Pontianak ini, kalau kerja enggak usah makan gengsi, buat saja dulu, ngeremnya nanti belakangan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....