Mempawah Perkuat Agen Perisai Jangkau Pekerja Informal

  • 10 Apr 2026 20:33 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Mempawah - Agen Perisai didorong aktif jemput bola memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal di Mempawah. Perisai sendiri merupakan Penggerak Jaminan Sosial Indonesia.

Langkah ini dinilai krusial mengingat masih banyak pekerja mandiri, pedagang, hingga petani yang belum tersentuh program jaminan sosial. Pemerintah daerah bersama BPJS Ketenagakerjaan mendorong para agen untuk aktif turun ke lapangan dengan pendekatan jemput bola.

Sekretasi Daerah Kabupaten Memawah Ismail, menegaskan bahwa Agen Perisai memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat pekerja. “Agen Perisai bukan sekadar perpanjangan tangan, melainkan ujung tombak yang berhadapan langsung dengan pekerja informal. Mereka harus mampu memberikan pemahaman yang benar tentang pentingnya jaminan sosial,” ujarnya saat membuka Pelatihan Teknis di Memawah, Rabu, 8 April 2026.

Menurutnya, rendahnya tingkat kepesertaan di sektor informal bukan hanya soal akses, melainkan juga pemahaman. Karena itu, peningkatan kapasitas agen menjadi kunci untuk memperluas jangkauan perlindungan.

Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sendiri dinilai penting untuk menjaga ketahanan ekonomi keluarga, terutama dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun kematian yang dapat memicu kemiskinan baru.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Suhuri, menyebut Agen Perisai sebagai mitra strategis dalam menembus keterbatasan jangkauan layanan formal.

“Agen Perisai berperan langsung menjangkau pekerja yang selama ini belum terlindungi. Kami ingin memastikan mereka tidak hanya paham program, tetapi juga mampu mengedukasi masyarakat secara tepat,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah daerah terus diperkuat untuk mendorong peningkatan kepesertaan, terutama melalui inovasi pendekatan di tingkat akar rumput. Dengan strategi jemput bola dan penguatan kapasitas agen, diharapkan semakin banyak pekerja informal di Mempawah yang terlindungi, sehingga risiko sosial ekonomi dapat ditekan secara berkelanjutan.

Baca juga: Ombudsman Kalbar Dorong RS Rubini Mempawah Sempurnakan Standar Pelayanan Publik

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....