Pengusaha Dukung Pelestarian Tradisi Naga Cap Go Meh Pontianak
- 05 Mar 2026 15:21 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Perayaan Cap Go Meh 2026 di Kota Pontianak berlangsung meriah dengan diikuti puluhan naga dari berbagai daerah. Atraksi naga bersinar menjadi salah satu tradisi budaya yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya dalam rangkaian perayaan Imlek.
Pemerhati Budaya Tionghoa Pontianak, Andreas Acui Simanjaya mengapresiasi berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, terutama para pengusaha dan perusahaan yang turut mensponsori kegiatan tim naga. Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting dalam menjaga kelestarian tradisi budaya Tionghoa di Kalimantan Barat.
“Dukungan dari para pengusaha dan perusahaan sangat berarti agar tradisi budaya seperti arak-arakan naga tetap bisa berlangsung setiap tahun,” ujarnya di Pontianak, Kamis, 5 Maret 2026.
Andreas juga mengapresiasi sejumlah perusahaan yang secara rutin mengundang tim naga untuk berkunjung ke lokasi usaha mereka, seperti Megamall Pontianak dan Lavender Estate. Ia menilai langkah tersebut merupakan bentuk dukungan serta tanggung jawab sosial dalam melestarikan budaya.
Sementara itu, Koordinator Acara Cap Go Meh Kota Pontianak 2026, Yanice Elizabeth mengatakan perayaan tahun ini diikuti total 49 naga yang tampil dalam rangkaian kegiatan. “Total naga yang ikut dalam acara Cap Go Meh tahun 2026 sebanyak 49 naga. Sebanyak 45 naga dibakar di Pemakaman Bhakti Suci Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, dan empat naga lainnya dibakar di Siantan,” katanya.
Elizabeth juga mengapresiasi seluruh tim naga yang telah mengikuti tata tertib selama pelaksanaan acara, mulai dari pentas naga bersinar hingga prosesi ritual pembakaran naga. Ia berharap kebersamaan tersebut dapat terus terjalin pada perayaan tahun-tahun berikutnya.
| Baca juga: Singkawang Grebeg Suro 2026 Resmi Dimulai |
Sekretaris Panitia Cap Go Meh Kota Pontianak, Adi Sucipto juga turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan, mulai dari Imlek, Cap Go Meh hingga ritual pembakaran naga. “Saya juga berharap generasi muda terus berperan aktif dalam melestarikan tradisi arak-arakan naga pada momen Cap Go Meh.”
Adi Sucipto minta agar generasi muda semakin peduli dan terus melestarikan tradisi ini agar tetap hidup dan berkembang ke depannya.
Baca juga: Ritual Bakar Naga, Penutup Sakral Imlek di Yayasan Bakti Suci Kubu Raya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....