Gen Z Pontianak Gaungkan Aspirasi Daerah lewat Pemuda Parlemen Indonesia

  • 27 Feb 2026 19:34 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Semangat generasi muda Khatulistiwa dalam membawa aspirasi daerah ke tingkat nasional mengemuka dalam Program Topik Serba Ada (TOSERBA) yang digelar di Studio Pro 2 Pontianak pada Jumat, 27 Februari 2026. Program tersebut menghadirkan Sanidi, Pemuda Parlemen Indonesia 2025, dan Nurun Hidayatul Wasi’ah, Pemuda Parlemen Indonesia 2023.

Dalam dialog tersebut, Nurun Hidayatul Wasi’ah atau yang akrab disapa Uul menjelaskan bahwa Pemuda Parlemen Indonesia merupakan wadah aspirasi bagi pemuda dari Sabang sampai Merauke. Ia menegaskan bahwa kontribusi peserta diarahkan untuk menyuarakan dan mencari solusi atas persoalan di provinsi masing-masing.

“Pemuda Parlemen Indonesia adalah suatu organisasi kepemudaan yang menjadi wadah aspirasi untuk pemuda-pemudi dari Sabang sampai Merauke, membawakan aspirasi dari daerah kita masing-masing. Kontribusi kita adalah menyelesaikan masalah yang memang masih terjadi di provinsi masing-masing,” jelas Uul.

Sanidi menambahkan bahwa proses seleksi Pemuda Parlemen Indonesia dibuka setiap bulan Juni dan melalui beberapa tahapan. Peserta harus menulis esai tentang kontribusi terhadap negeri, membuat video praktik baik yang berdampak bagi daerah, mengikuti FGD, hingga tahap wawancara.

“Pembukaan pendaftaran Pemuda Parlemen Indonesia ini dibuka di bulan Juni. Proses seleksinya dimulai dari administrasi, buat esai tentang kontribusi terhadap negeri, membuat video praktik baik yang pernah dilakukan dan berdampak untuk daerah, motivasi. Terus tahap kedua ada FGD, baru wawancara,” jelas Sanidi.

Keduanya mengetahui informasi program tersebut melalui media sosial. Sanidi mendapat informasi dari unggahan temannya, sementara Uul menemukannya secara tidak sengaja saat menelusuri beranda media sosial.

Kegiatan Pemuda Parlemen Indonesia dilaksanakan selama tiga hari di Jakarta. Para peserta mengikuti konferensi, melakukan simulasi rapat di meja DPR, serta menyampaikan isu dan keresahan dari daerah masing-masing.

Di akhir dialog, keduanya membagikan pesan bagi generasi muda yang ingin bergabung. “Tips kalau mau gabung ke Pemuda Parlemen Indonesia, fokus ke esai. Tulis apa yang kita kuasai dan apa isu yang mau diangkat. Mulai berpikir kritis untuk kemajuan Indonesia,” tutup Uul, sementara Sanidi menambahkan, “Jadilah diri sendiri dan lebih peka dengan masalah di sekitar kita.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....