BPS Nilai Target IPM Kalbar 2027 Terlalu Pesimis

  • 20 Feb 2026 15:58 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menilai target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar tahun 2027 yang ditetapkan Pemerintah Provinsi masih terlalu pesimis. Pemerintah Provinsi Kalbar seharusnya lebih optimistis dengan menargetkan capaian 74 bahkan 75, meskipun terdapat risiko tidak tercapai.

Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Kalbar, Preatin usai Konsultasi Publik penyusunan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2027 mengatakan, target IPM 2027 sebesar 73,11 dinilai belum mencerminkan tren kenaikan capaian sebelumnya.

“Kenaikan IPM Kalbar pada tahun-tahun terakhir hampir mendekati satu poin per tahun. Jika IPM 2026 berada di angka 72,09 dan hanya ditargetkan naik menjadi 73,11, maka kenaikannya dianggap kurang progresif,” ujar Preatin, Jum’at, 20 Februari 2026.

Ia menambahkan, apabila Kalbar ingin bersaing dengan provinsi lain seperti Kalimantan Utara, diperlukan program kerja luar biasa dan sinergi lintas sektor, tidak hanya bertumpu pada sektor pendidikan.

“Jadi, bukan hanya sektor pendidikan dan kebudayaan saja yang bekerja, untuk membuat anak putus sekolah mau sekolah itu ngomongnya bukan hanya pendidikan saja, tapi ada ekonomi, kesehatan, infrastruktur, serta motivasi itu juga penting. Dari 116 ribu anak putus sekolah, 13 ribu sudah kehilangan motivasi untuk sekolah,” katanya.

Menurutnya, keberanian menetapkan target lebih tinggi dapat mendorong kinerja perangkat daerah agar lebih maksimal dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusia.

BPS berharap Pemerintah Provinsi Kalbar segera mengevaluasi target tersebut demi memacu kinerja seluruh perangkat daerah secara maksimal. Sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan agar capaian indeks pembangunan manusia mampu melampaui angka yang telah ditetapkan sebelumnya.

Baca juga: Ria Norsan: Target IPM 2027 Dinilai Masih Terlalu Rendah

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....