Akademisi Untan: Lalai Bonus Demografi Sebabkan Usia Tua Miskin
- 19 Feb 2026 09:38 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura (Untan), Meiran Panggabean mengingatkan bahwa bonus demografi dapat berubah menjadi risiko sosial jika tidak dimanfaatkan secara optimal. Ia menilai tanpa kesiapan keterampilan dan lapangan kerja, jumlah penduduk miskin berpotensi meningkat ketika generasi produktif memasuki usia tua.
Menurut Meiran, momentum bonus demografi harus dimanfaatkan secara serius, termasuk di Kalimantan Barat (Kalbar). Pemerintah daerah dinilai perlu fokus menyediakan lapangan kerja serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar penduduk usia produktif memiliki penghasilan yang berkelanjutan.
“Kalau momentum bonus demografi ini terlewat, kita akan menghadapi masalah baru di masa depan, yakni meningkatnya penduduk lansia yang miskin,” ujarnya saat menjadi narasumber Pontianak Menyapa Pro1 RRI Pontianak, Kamis, 19 Februari 2026.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas tenaga kerja harus dimulai dari pendidikan berbasis keterampilan. Sekolah-sekolah vokasi dan pelatihan kerja perlu diperbanyak agar masyarakat memiliki kemampuan praktis yang sesuai kebutuhan industri. Saat ini, kata dia, jumlah lembaga pendidikan keterampilan di Kalbar masih belum bertambah signifikan.
Meski sudah ada lembaga kursus dan pelatihan, Meiran menilai penduduk usia produktif harus memiliki kompetensi yang diakui secara formal karena hal tersebut juga menjadi indikator kinerja pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing.
Dari sisi individu, Meiran menilai kesadaran untuk memanfaatkan peluang demografi juga masih belum terlihat kuat. Dia mengingatkan, kelalaian dalam memanfaatkan bonus demografi dapat menimbulkan konsekuensi jangka panjang. Jika generasi produktif saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap atau penghasilan yang dapat ditabung, maka ketika memasuki usia lanjut mereka berpotensi tidak memiliki jaminan ekonomi.
Pemerintah daerah diharapkan mampu menyediakan lapangan kerja yang luas guna memastikan penduduk usia produktif memiliki penghasilan tetap secara berkelanjutan. Jika momentum ini terabaikan maka risiko kemiskinan pada masa tua akan menjadi ancaman nyata bagi stabilitas sosial masyarakat.
Baca juga: Akademisi Untan: Bonus Demografi Jadi Peluang Emas
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....