BEI Bidik Target Ambisius Pasar Modal 2026 Nasional

  • 06 Feb 2026 22:27 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Menyongsong 2026, BEI menargetkan lonjakan investor, transaksi harian kuat, serta ratusan pencatatan efek baru nasional sepanjang tahun depan.

Bursa Efek Indonesia menetapkan sejumlah target strategis pada 2026, meliputi pertumbuhan dua juta investor baru, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) Rp15 triliun, serta pencatatan 555 efek baru.

Target pencatatan tersebut mencakup saham, obligasi dan sukuk, Kontrak Investasi Kolektif (KIK) termasuk DIRE dan DIRE Syariah, DINFRA, ETF, hingga KIK-EBA dan EBA-SP, baik konvensional maupun syariah.

Kepala Pelaksana Harian Wilayah BEI Kalimantan Barat, Ardhy Anto, menegaskan dukungan seluruh pemangku kepentingan pasar modal menjadi kunci utama pencapaian target tersebut.

“Sinergi seluruh stakeholder pasar modal sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” ujar Ardhy Anto di Pontianak, Jumat, 6 Februari 2026.

Di tingkat daerah, kinerja pasar modal Kalimantan Barat sepanjang 2025 juga menunjukkan perkembangan menggembirakan dengan total investor mencapai 258.248 orang, bertambah 71.173 investor baru.

Penguatan infrastruktur literasi ditandai dengan penambahan enam Galeri Investasi BEI, sehingga totalnya menjadi 32 galeri yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, Kanwil BEI Kalbar telah menggelar 924 kegiatan edukasi pasar modal sepanjang 2025 dengan total peserta mencapai 171.396 orang.

Menghadapi tantangan 2026, Kanwil BEI Kalbar menyiapkan sejumlah program unggulan, mulai dari penguatan kolaborasi industri keuangan, kampanye penggunaan aplikasi IDX Mobile, perluasan edukasi daring, hingga peningkatan pemahaman produk investasi non-saham.

Selain itu, pendampingan bagi perusahaan potensial daerah terus diperkuat agar pasar modal menjadi alternatif pendanaan yang kompetitif.

Sejalan dengan upaya tersebut, BEI menggelar Workshop Go Public bertema Go Big With Go Public bekerja sama dengan Gakeslab Kalbar, GPFI Kalbar, dan HIPMI Kota Pontianak.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari BEI, perusahaan sekuritas, serta emiten tercatat yang membagikan pemahaman menyeluruh seputar manfaat, proses, persiapan IPO, hingga kisah sukses perusahaan yang telah melantai di bursa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....