Harga Ayam Ras Naik, Kata Diskumdag Ini Penyebabnya

  • 05 Feb 2026 18:05 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak mengungkapkan kenaikan harga daging ayam ras di sejumlah pasar dipicu berkurangnya pasokan dari peternak. Selain itu, meningkatnya permintaan masyarakat menjelang momentum hari besar keagamaan turut memengaruhi pergerakan harga di pasaran. 

Kepala Diskumdag Kota Pontianak, Ibrahim, mengatakan berdasarkan pemantauan dan informasi dari pedagang, ketersediaan ayam ras saat ini mengalami penurunan. Kondisi tersebut berdampak pada naiknya harga jual ayam ras di tingkat pasar. 

“Kenaikan harga daging ayam ras disebabkan pasokan yang berkurang, karena kandang peternak ayam saat ini lebih sedikit dan secara otomatis harga saat ini ada kenaikan,” ujar Ibrahim, Senin, 3 Februari 2026. 

Ia menjelaskan, kenaikan harga ayam ras juga dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat menjelang perayaan hari besar seperti Imlek maupun Ramadan. Peningkatan kebutuhan tersebut seringkali tidak diimbangi dengan ketersediaan stok dari peternak. 

“Sudah menjadi kebiasaan menjelang awal Ramadan dan hari besar lainnya terjadi peningkatan permintaan yang lebih tinggi dibanding hari biasa, sementara stok atau pasokan tidak cepat dalam menyesuaikan kebutuhan,” katanya. 

Sebagai langkah antisipasi, Diskumdag Kota Pontianak berencana melakukan koordinasi bersama Satgas Pangan Kota Pontianak untuk memantau perkembangan harga di lapangan. Upaya tersebut dilakukan guna menekan potensi lonjakan harga yang lebih tinggi. 

Selain itu, Diskumdag juga akan berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini mengingat sebagian besar pasokan ayam ras yang beredar di pasar Pontianak berasal dari luar wilayah kota. 

“Dengan demikian perlu adanya koordinasi Tim Satgas Pangan Kota Pontianak dengan Dinas Peternakan Provinsi Kalbar mengenai solusi atau antisipasi yang dapat dilakukan,” ucapnya.

Baca juga: Operasi Keselamatan Kapuas Sasar Pelanggaran Berisiko Tinggi

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....