Resmi Dilantik, KONI Pontianak Komitmen Majukan Olahraga
- 04 Feb 2026 13:00 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pontianak periode 2025-2029 secara resmi telah dilantik oleh Ketua KONI Provinsi Kalimantan Barat Daud Yordan di Pontianak pada Selasa, 3 Februari 2026. Setelah dilantik, Ketua KONI Kota Pontianak, Herry Fadillah, menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan besar dalam tata kelola olahraga di Kota Khatulistiwa.
Di bawah kepemimpinannya, Herry menjanjikan transparansi anggaran dan kolaborasi yang lebih luas. Herry secara tegas menyatakan bahwa transparansi menjadi misi utamanya. Ia mengapresiasi Pemerintah Kota Pontianak yang telah mengalokasikan dana hibah sebesar Rp3 miliar untuk tahun berjalan.
"Misi saya ke depan adalah KONI Kota harus transparan dan terbuka. Saya tidak ingin ada masalah di kemudian hari. Dana hibah Rp3 miliar dari Pemerintah Kota Pontianak adalah amanah yang luar biasa, dan saya berjanji akan mempergunakannya dengan sebaik-baiknya," ujar Herry.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Herry berencana memberikan laporan rutin kepada setiap Cabang Olahraga (Cabor) mengenai penggunaan anggaran tersebut. "Setiap tahun, setiap cabor akan kami beri laporan. Kami ingin menunjukkan bahwa sistem di KONI jelas dan akuntabel," ucapnya.
Selain pembenahan internal, KONI Pontianak juga menyatakan dukungan penuh terhadap program Ketua KONI Kalimantan Barat, Daud Yordan, untuk menjadikan Kalimantan Barat (dengan Pontianak sebagai pusatnya) sebagai tuan rumah PON 2034.
"Kami akan bahu-membahu mendukung niat Pak Daud Yordan. Seluruh pengurus harus punya semangat yang sama untuk memperjuangkan itu. Kita akan tunjukkan bahwa Pontianak adalah barometer olahraga yang patut dicontoh oleh kabupaten lain," ucap Herry.
Herry juga mengingatkan para pengurus bahwa tugas di KONI adalah bentuk pengabdian. Ia meminta seluruh jajaran untuk tetap kompak, satu kata, dan satu hati demi kejayaan olahraga Pontianak.
Inovasi Pembinaan: Merangkul Warga Binaan Lapas dan Rutan
Salah satu terobosan unik yang disampaikan Herry adalah rencana kolaborasi dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan). Ia meyakini banyak warga binaan yang memiliki potensi atletik yang belum tergali.
"Kami akan berkoordinasi dengan pihak Lapas dan Rutan. Kami yakin warga binaan juga punya keahlian olahraga. KONI Kota siap berkolaborasi untuk membina mereka agar bisa berprestasi. Kita tidak ingin mereka sekadar dibina di dalam, tapi juga diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan," katanya.
Herry berharap kepengurusan kali ini bisa meninggalkan warisan kebaikan bagi generasi atlet masa depan di Kota Pontianak.
Baca juga: Lantik KONI Pontianak, Daud Yordan Tekankan Sinergi-Transparansi
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....