Menumbuhkan Kompetensi dalam Unit Pengembangan Bahasa
- 30 Jan 2026 22:28 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu kompetensi penting yang semakin dibutuhkan di dunia pendidikan maupun kerja. Hal ini dibahas dalam program Ngobrolin Prestasi dan Informasi (NGOPI) di Studio Pro 2 Pontianak, Jumat, 30 Januari 2026.
Narasumber yang hadir adalah Rezza Dewintha atau yang akrab disapa Ata, Kepala Unit Pengembangan Bahasa (UPB). Ata menceritakan ketertarikannya pada bahasa Inggris sudah tumbuh sejak duduk di bangku SMA.
Ia aktif mengikuti lomba debat dan pidato berbahasa Inggris hingga akhirnya menekuni bidang bahasa secara profesional. “Dari dulu semenjak SMA suka Bahasa Inggris, sempat ikut debat dan speech contest, akhirnya nyemplung ke dunia bahasa ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Poltekkes Kemenkes Pontianak memiliki Unit Pengembangan Bahasa yang telah berdiri sejak tahun 2019. UPB menyediakan berbagai layanan bahasa untuk mahasiswa maupun masyarakat umum. Layanan tersebut terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan kompetensi bahasa asing.
Beberapa layanan yang tersedia antara lain penerjemahan dokumen seperti abstrak, jurnal, dan artikel ilmiah. Selain itu, UPB juga menyelenggarakan English Proficiency Test dan TOEFL ITP secara resmi. Peserta yang ingin mempersiapkan diri juga dapat mengikuti kelas coaching yang disediakan.
Menurut Ata, masih banyak peserta belum mencapai skor TOEFL yang ditargetkan karena beberapa faktor. “Penyebab banyak orang nggak memenuhi target score itu pertama kemampuan bahasanya sendiri, kedua mood juga mempengaruhi nilai tes,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya kesiapan materi sekaligus kondisi mental saat ujian.
Ia menambahkan bahwa setiap bagian tes TOEFL memiliki strategi tersendiri. “Ketika ujian TOEFL ada triknya, baik listening, structure and written expression, maupun reading,” katanya. Latihan rutin, pembiasaan mendengar bahasa Inggris, serta memahami pola soal disebut dapat membantu meningkatkan skor.
Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi atau mendaftar layanan bahasa, Ata menyarankan untuk menghubungi UPB secara daring terlebih dahulu. “Bisa langsung hubungi Instagram Poltekkes Kemenkes Pontianak, @unitbahasapolkespon. Konsultasi online dulu,” ucapnya.
Baca juga: Bahasa Daerah, Identitas yang Perlu Dirawat
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....