Kinerja Bank Kalbar 2025 Tumbuh Solid Berkelanjutan

  • 06 Jan 2026 11:46 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) mencatatkan kinerja positif dan berkelanjutan sepanjang tahun 2025 di tengah dinamika ekonomi nasional dan regional. Capaian tersebut menegaskan peran Bank Kalbar sebagai pilar keuangan daerah yang tangguh dan adaptif.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan kinerja tahun 2025 merupakan hasil kerja kolektif yang solid, strategi yang terarah, serta kepercayaan nasabah yang terus menguat.

“Capaian ini adalah buah dari kerja kolektif yang solid, strategi yang terarah, serta kepercayaan nasabah yang terus menguat. Bank Kalbar tidak hanya bertahan, tetapi terus melangkah maju dengan keyakinan yang kuat,” ujar Rokidi pada Konferensi Pers Kinerja Keuangan 2025 PT Bank Pembangunan Daerah Kalbar, Selasa (6/1/2026).

Berdasarkan data kinerja unaudited tahun 2025, total aset Bank Kalbar mencapai Rp27,84 triliun, tumbuh 5,02 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp26,51 triliun. Pertumbuhan tersebut mencerminkan fondasi keuangan yang semakin kokoh dan ekspansi bisnis yang berkelanjutan.

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp21,11 triliun atau tumbuh 3,73 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, penyaluran kredit meningkat 7,18 persen menjadi Rp18,07 triliun, menunjukkan fungsi intermediasi Bank Kalbar berjalan optimal dalam mendukung perekonomian daerah.

Kinerja profitabilitas juga menunjukkan hasil positif. Laba bersih Bank Kalbar tahun 2025 meningkat menjadi Rp522,99 miliar atau tumbuh 7,66 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp485,80 miliar.

“Pertumbuhan laba ini mencerminkan efisiensi operasional yang terjaga serta disiplin dalam pengelolaan risiko di tengah ekspansi bisnis,” kata Rokidi.

Sejumlah rasio keuangan utama berada pada level sangat sehat. BOPO tercatat 69,64 persen, LDR 85,59 persen, ROA 2,63 persen, dan ROE 12,50 persen. Kualitas kredit juga tetap terjaga dengan NPL 1,85 persen, sementara rasio CASA mencapai 57,90 persen, menandakan struktur pendanaan yang semakin kuat dan kompetitif.

Tak kalah positif, kinerja Bank Kalbar Syariah sepanjang 2025 juga mencatat pertumbuhan impresif. Total aset meningkat 14,34 persen menjadi Rp2,95 triliun, DPK tumbuh 15,09 persen menjadi Rp1,22 triliun, dan pembiayaan mencapai Rp1,51 triliun. Laba melonjak 34,24 persen menjadi Rp141,84 miliar, dengan kualitas pembiayaan sangat terjaga, tercermin dari NPF Gross 0,58 persen.

Rokidi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, DPRD, regulator, nasabah, mitra kerja, serta seluruh insan Bank Kalbar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan seluruh pihak. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kontribusi bagi pembangunan daerah,” ujar Rokidi.

Dengan capaian tersebut, Bank Kalbar optimistis menatap masa depan.

“Kinerja 2025 menjadi fondasi kuat bagi Bank Kalbar untuk melangkah lebih besar, lebih kuat, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi Kalimantan Barat,” ucap Rokidi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....