Gubernur Kalbar Pastikan Warga Aman Dampak Cuaca Ekstrem

  • 09 Des 2025 12:50 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan segera mengambil langkah cepat dan terukur untuk merespons bencana banjir yang melanda wilayah Kalbar, Selasa (9/12/2025). Di mana, diperparah oleh dampak cuaca ekstrem dan diperkirakan mencapai puncak ketinggian air pada pekan ini.

Norsan pun langsung memimpin peninjauan lapangan kedua lokasi terparah, yaitu kawasan Gang Alpukat Indah (Yuka) Jeruju (Pontianak Barat) dan Tambelan Sampit (Pontianak Timur), dengan fokus utama memastikan seluruh warga dalam kondisi yang baik, sehat, dan terhindar dari penyakit.

Norsan menjelaskan bahwa banjir yang terjadi di wilayah tersebut merupakan banjir rob yang disebabkan air sungai naik karena air laut juga sedang pasang, dan umumnya terjadi pada akhir tahun. Dampak banjir rob ini terasa langsung pada rumah-rumah yang berada di pinggir sungai.

“Kondisi cuaca ekstrem menuntut kami bertindak ekstra cepat, karena Pontianak berada di titik puncak. Kami melihat air sampai setinggi lutut di titik tertinggi, tetapi sudah mulai surut. Kita semua harus menjaga semangat. Mudah-mudahan tidak turun hujan dan air dari laut terus surut, sehingga musibah ini dapat segera teratasi. Harapan kita sangat besar, setelah ini berlalu, masyarakat bisa bangkit lebih kuat lagi,” ucap Norsan.

Gubernur menegaskan bahwa fokus penanganan tidak hanya saat banjir, tetapi juga untuk masa pascabanjir. Untuk itu, ia didampingi oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan beberapa kepala perangkat daerah terkait lainnya telah diinstruksikan untuk siaga.

"Kami meninjau ini untuk melihat kesiapan setelah pascabanjir. Seandainya ada masyarakat yang memerlukan bantuan kami untuk pengobatan, atau ada timbul penyakit seperti diare dan gatal-gatal, kami siap membantu. Kami akan segera buka posko di sini untuk posko kesehatan," kata Gubernur.

Hingga saat ini, data menunjukkan bahwa ada sekitar 21 orang yang sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman, seperti Kantor Camat Pontianak Barat dan Masjid Al-Amin, karena rumah mereka terendam. Norsan berharap, dengan penanganan cepat, masyarakat dapat segera kembali ke rumah masing-masing dengan kondisi yang baik.

Sebagai tindak lanjut dari langkah cepat ini, Norsan memimpin distribusi bantuan logistik mendesak, didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Bantuan disalurkan secara naratif dan terpadu.

Bahan makanan pokok (sembako) langsung diserahkan untuk menjamin kebutuhan gizi dasar keluarga, disusul dengan mie instan sebagai asupan praktis saat darurat, serta selimut dan barang-barang penting lainnya untuk menjaga kehangatan dan mencegah warga dari sakit.

Lebih lanjut, Gubernur memastikan bahwa bantuan untuk korban terdampak banjir juga diberikan secara adil, termasuk anggaran untuk kegiatan sekolah yang tidak akan diabaikan.

"Harapan terbesar kami adalah warga dapat melewati masa sulit ini dengan sehat wal afiat. Kami di pemerintahan akan melakukan segala upaya agar masa depan mereka tidak terganggu dan mereka dapat segera melanjutkan kehidupan normal dengan optimisme baru," kata Norsan, memberikan pesan penuh harapan dan janji pemulihan bagi seluruh masyarakat terdampak.

Baca juga: Banjir Rob Pontianak, 21 Jiwa Mengungsi

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....