BWI Dorong Pontianak Menjadi Kota Wakaf

  • 03 Des 2025 11:02 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Pontianak mendorong agar Pontianak menjadi Kota Wakaf. Program Kota Wakaf ini telah disampaikan oleh Kementerian Agama kepada BWI dan Kemenag untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah setempat.

"Pak Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar telah memberikan arahan membuat program kegiatan yang berdampak langsung ke masyarakat menjadi perioritas, satu diantaranya ialah tentang wakaf, apalagi kita mencanangkan Kota Pontianak ibukota provinsi Kalimantan Barat sebagai kota wakaf, kita siapkan langkah-langkah strategis menuju kesana, dan BWI beraudiensi dengan Pemerintah Kota dan DPRD Kota Pontianak," kata Kanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Pembinaan Nazhir dan Sosialisasi Persiapan Kota Wakaf Kalimantan Barat, yang diselenggarakan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, yang bertempat di Aula Kanwil Kemenag Kalbar, (3/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri Ketua BWI Kalbar Andi Musa, Kabag TU Kanwil Kemenag Kalbar, Kabid Penaiszawa, Kakan Kemenag Pontianak, para peserta dari pengurus BWI provinsi, BWI Kota Pontianak, para KUA, dan nazhir Se-kota Pontianak.

"Menteri Agama memberikan arahan agar program Kementerian Agama harus berdampak langsung kepada masyarakat. Maka kami melihat potensi yang hesar itu di wakaf, sehingga kami mendukung penuh mencanangkan Pontianak sebagai Kota Wakaf, tentu action kita seperti apa, karena ini amal jariyah. Kepada para pengurus BWI, para KUA, para nazhir kami harapkan bisa semakin ikhlas dan benar dalam pengelolaan harta benda wakaf sehingga menjadi lebih produktif," ujar Muhajirin Yanis.

Menyambut itu, Ketua BWI Provinsi Kalimantan Barat Brigjen. Pol. (Purn) Drs. Andi Musa mengajak untuk menyiapkan program agar Pontianak sebagai Kota Wakaf.

"Kita mendapatkan tawaran untuk membentuk kota wakaf. Maka kita perlu melakukan kegiatan ini, dalam rangka persiapan, kita perlu bersinergi dengan pemerintah kota Pontianak, kita lakukan gerakan secara terstruktur, sistematis, dan massif. Pontianak sebagai episentrum wakaf di Kalimantan Barat, mari bersama-sama kita wujudkan itu, kami perlu dukungan dari para nazhir, KUA, dan para pengurus BWI semuanya, karena wakaf itu sebenarnya mudah dan berkah," kata Andi Musa.

Sementara itu, Ketua BWI Pontianak Prof. Zaenuddin, menyambut baik kepercayaan dari BWI Provinsi Kalbar yang mencanangkan untuk menjadikan Pontianak dipersiapkan menjadi kota wakaf. "Kami akan menyiapkan langkah-lanjut yang strategis, salah satunya kami akan minta dukungan dari DPRD dan Walikota Pontianak," ucap Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....