DKP Kalbar Siapkan 20 Lokasi GPM Akhir Tahun
- 18 Okt 2025 05:15 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Kalbar Herti Herawati menyampaikan, antusiasme masyarakat terhadap Gerakan Pangan Murah (GPM) memperingati Hari Pangan Sedunia 2025 sangat tinggi. Kegiatan yang digelar di halaman Kantor DKP Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) itu diikuti ribuan warga sejak pagi.
Menurut Herti, pihaknya telah menyiapkan kegiatan ini sejak H-3, dengan menyediakan 1.500 kupon bagi masyarakat, jumlah yang meningkat dari kegiatan rutin sebelumnya yang hanya berkisar 600 hingga 800 kupon.
“Hari ini spesial karena bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia. Kupon yang kami sediakan mencapai 1.500, lebih banyak dari biasanya karena kegiatan ini juga melibatkan Bulog, vendor dinas, dan mitra lainnya,” ujar Herti.
Ia menjelaskan, tingginya animo masyarakat terlihat dari antrean warga yang sudah mengular sejak pukul 06.00 pagi. Sebagian besar peserta didominasi oleh ibu rumah tangga yang disebutnya berperan penting memastikan kecukupan pangan keluarga.
“Kegiatan ini selalu dinantikan masyarakat, terutama para ibu. Mereka adalah ‘Menteri Dalam Negeri’ di rumah tangga yang memastikan kebutuhan pangan keluarga tercukupi,” katanya.
Lebih lanjut, Herti mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi akan memaksimalkan tambahan anggaran di akhir tahun ini dengan menargetkan pelaksanaan 20 kegiatan GPM di berbagai daerah Kalimantan Barat. Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan indikator inflasi daerah, indeks perkembangan harga, permintaan masyarakat, serta wilayah yang dikategorikan Rawan pangan.
“Kami sudah susun lokasinya. Wilayah dengan inflasi tinggi, peningkatan harga mingguan, dan permintaan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru akan menjadi prioritas,” ujarnya.
Herti menegaskan, GPM merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan ketahanan pangan dari tingkat keluarga hingga provinsi. Ia berharap, kegiatan ini terus mendapat dukungan pemerintah daerah dan pengambil kebijakan, terutama dalam hal penganggaran program pangan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ketahanan pangan adalah urusan wajib. Pemerintah harus hadir untuk masyarakatnya, dan salah satu wujud nyatanya adalah melalui Gerakan Pangan Murah,” ucap Herti.
Baca juga: Wagub Kalbar Harap GPM Bisa Berkelanjutan
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....