BPS Lakukan Susenas untuk Data Kemiskinan
- 24 Jan 2025 15:40 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Badan Pusat Statistik (BPS) terus berupaya menghasilkan data akurat mengenai angka kemiskinan melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Survei ini dilaksanakan setiap bulan Maret dan September sebagai bagian dari upaya mendukung perencanaan pembangunan dan pengentasan kemiskinan.
Menurut Sar Mariani, Fungsional Statistisi Ahli Madya BPS, Susenas merupakan survei berskala nasional yang tidak hanya menghasilkan angka kemiskinan, tetapi juga berbagai indikator lainnya terkait pendidikan, kesehatan, dan konsumsi rumah tangga. Dalam acara Mozaik Indonesia pada Rabu (22/1/2025), ia menjelaskan bahwa pelaksanaan survei ini melibatkan perencanaan tingkat pusat hingga pelatihan petugas di tingkat nasional dan daerah sebelum dilanjutkan ke tahap pendataan lapangan.
“Untuk survei bulan Maret, sampelnya lebih besar, yaitu sekitar 8.900 rumah tangga di seluruh kabupaten/kota. Sementara itu, survei bulan September menggunakan sampel yang lebih kecil, sekitar 2.010 rumah tangga, dengan data yang hanya sampai level provinsi,” ucap Mariani.
Ia juga menekankan pendekatan survei ini berpedoman pada Handbook Poverty and Inequality dari Bank Dunia dengan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar. Indikator utama yang digunakan untuk mengukur kemiskinan adalah konsumsi rumah tangga. Dalam survei September, 52 komoditas makanan yang paling banyak dikonsumsi, seperti beras, roti, rokok, daging, dan telur, menyumbang sekitar 75% dari total konsumsi rumah tangga.
“Pendekatan ini membantu kita memahami ketidakmampuan ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar,” katanya.
Melalui data yang dihasilkan Susenas, pemerintah diharapkan dapat merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....