Langkah Dejan-Apriyani Terhenti di Semifinal Indonesia Masters 2026
- 05 Sep 2026 19:50 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah-Apriyani Rahayu, harus terhenti di babak semifinal Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100 2026 pada hari Sabtu, 5 September 2026. Menjadi satu-satunya wakil Indonesia di nomor ganda campuran yang bertahan hingga empat besar, Dejan-Apriyani harus mengakui keunggulan pasangan China Ma Xi Xiang-Qin Hui Zhi dalam dua set langsung, 16-21 dan 13-21.
Dejan-Apriyani mencoba memberikan perlawanan sejak awal pertandingan. Namun, pasangan China mampu menjaga konsistensi permainan dan membuat wakil Indonesia kesulitan mengembangkan pola permainan yang telah dipersiapkan.
Pada set pertama, Dejan-Apriyani harus tertinggal dan akhirnya kehilangan set dengan skor 16-21. Memasuki set kedua, pasangan Indonesia kembali berusaha mengejar, tetapi Ma Xi Xiang-Qin Hui Zhi mampu mempertahankan tekanan hingga menutup pertandingan 21-13.
Dejan mengakui hasil tersebut belum sesuai dengan harapan dirinya dan Apriyani. Menurutnya, mereka telah berupaya memberikan penampilan terbaik, namun fokus yang naik turun menjadi salah satu kendala dalam pertandingan semifinal.
“Hasilnya tidak sesuai dengan harapan kita. Sudah mencoba berusaha sebisa kita, semaksimal mungkin, tapi memang akhirnya fokusnya hilang-hilang,” ujar Dejan.
Sementara itu, Apriyani mengatakan pola permainan pasangan China sebenarnya telah mereka pelajari sebelum pertandingan. Bahkan, dirinya bersama Dejan telah menyaksikan rekaman pertandingan lawan pada pagi hari sebagai bagian dari persiapan.
Namun, strategi yang telah disiapkan belum sepenuhnya dapat diterapkan di lapangan. Apriyani menilai kondisi pertandingan turut membuat konsentrasi mereka tidak stabil dan memengaruhi permainan.
“Pola permainan sebenarnya udah dilihat juga tadi pagi. Namanya memang balik lagi ya, bukan karena nasib, tapi fokusnya naik turun. Karena kondisi juga, apalagi dari sisi saya,” kata Apriyani.
Apriyani juga memberikan apresiasi kepada Dejan yang dinilainya telah berjuang maksimal sepanjang turnamen. Ia menyebut pengalaman di Pontianak akan menjadi modal bagi keduanya untuk terus belajar dan memperbaiki permainan sebagai pasangan baru.
Perjalanan Dejan-Apriyani di Pontianak sendiri memberikan catatan positif. Dalam dua turnamen yang mereka ikuti, pasangan tersebut mampu meraih gelar juara pada Polytron Pontianak International Challenge dan kemudian melanjutkan langkah hingga semifinal pada level Super 100.
Dejan menilai capaian tersebut menjadi awal yang baik bagi dirinya dan Apriyani untuk membangun chemistry sebagai pasangan. Berbagai pertandingan yang telah dijalani juga memberikan banyak bahan evaluasi, mulai dari persiapan, latihan, hingga penerapan strategi ketika menghadapi lawan dengan karakter berbeda.
“Ini modal awal yang baik untuk kita. Kalau kita bandingkan dengan Taipei kemarin pertama kali, di sini sangat improve, persiapan, latihan, fight di lapangan pertandingan juga. Dapat modal yang bagus untuk evaluasi nanti di belakang, latihannya,” tutur Dejan.
Dejan-Apriyani pun mengakhiri perjuangan mereka di Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100 2026 dengan raihan semifinal. Meski gagal mencapai partai puncak, pengalaman dua turnamen di Pontianak menjadi pijakan penting bagi pasangan baru tersebut untuk terus meningkatkan performa dan meraih hasil lebih baik pada turnamen berikutnya.
Baca juga: Pebulutangkis Legenda Puji Pelaksanaan Indonesia Masters di Pontianak
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....