M. Akbar Lewati Laga Sengit, Tembus Babak Utama Indonesia Masters 2026

  • 01 Sep 2026 21:42 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Pebulutangkis M. Akbar harus menghadapi pertarungan sengit tiga gim melawan Hsu dari Chinese Taipei pada Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100, Selasa 1 September 2026.
  • Akbar tertinggal dengan skor 0-2 setelah kalah gim pertama 17-21 dan gim kedua 8-21.
  • Pertandingan berlanjut ke gim ketiga dengan Akbar dalam posisi terdesak memerlukan kemenangan untuk tetap bertahan dalam kompetisi.

RRI.CO.ID, Pontianak - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, M. Akbar, harus melewati pertarungan sengit tiga gim menghadapi wakil Chinese Taipei, Hsu, pada Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100 pada hari Selasa, 1 September 2026.

Akbar harus tertinggal setelah kehilangan gim pertama dengan skor 17-21 dan kembali takluk 8-21 pada gim kedua.

Dalam posisi tertinggal, Akbar mampu bangkit pada gim penentuan dengan mengubah permainan dan kembali menjaga fokus. Perjuangannya membuahkan hasil setelah ia mengamankan gim ketiga dengan skor 21-14 sekaligus memastikan kemenangan dalam pertandingan tersebut.

Akbar menyebut pertahanan lawan menjadi salah satu tantangan yang cukup menguras tenaga sepanjang laga. “Terutama defense-nya kuat banget. Jadi walaupun sudah tahu dia bisa mengembalikan, itu yang sangat saya capek hadapinya,” ujar Akbar.

Akbar yang berstatus pemain independen juga mengungkapkan tantangan yang harus dihadapinya selama mengikuti turnamen. Berbeda dengan atlet yang berada dalam naungan klub atau pelatnas, ia harus mengurus sendiri berbagai kebutuhan selama mengikuti pertandingan, mulai dari tiket perjalanan hingga akomodasi.

Turnamen ini juga menjadi pengalaman pertama Akbar tampil di ajang level Super 100. Ia mengaku sempat merasa gugup karena harus bersaing dengan pemain-pemain yang sudah memiliki nama besar.

“Yang pertama, deg-degan lah. Deg-degan pastinya. Ini satu pertandingan sama pemain-pemain yang besar,” katanya.

Meski demikian, Akbar berusaha menikmati pertandingan dan tidak terlalu memikirkan siapa yang akan menjadi lawannya. Akbar mengaku sengaja belum melihat calon lawan berikutnya karena menilai seluruh pemain di turnamen tersebut memiliki kualitas yang berat. Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100 2026 menjadi bagian penting bagi Akbar untuk mendapatkan pengalaman di level kompetisi yang lebih tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....