ASEAN Para Games, Atlet Paralimpik Kalbar Borong 16 Medali

  • 30 Jan 2026 16:20 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Kabar gembira mebanggaan menyelimuti dunia olahraga Kalimantan Barat. Sebanyak enam atlet penyandang disabilitas asal Kalbar yang mewakili Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2025 di Thailand sukses menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang total 16 medali. Ketua National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kalimantan Barat, Mustaat Saman, menegaskan bahwa seluruh atlet utusan Kalbar tidak ada yang pulang dengan tangan hampa.

"Para atlet berhasil mengumpulkan medali dengan rincian 6 Medali Emas, 3 Medali Perak dan 7 Medali Perunggu," kata Mustaat Saman menyambut kedatangan para atlet disabilitas di VIP Bandara Supadio, Kamis, 29 Januari 2026 sore.

Ketua National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kalimantan Barat, Mustaat Saman saat diwawancara. (RRI/Muhammad Rokib)

Keberhasilan ini diraih melalui kerja keras enam atlet yang bertanding di empat cabang olahraga (cabor) unggulan. Diantaranya, dua atlet cabor Para Angkat Berat, dua atlet Para Renang, satu atlet para atletik dan satu atlet para tenis meja.

"Dan atlet-atlet kami sudah kembali ke Kalimantan Barat. Mereka adalah pahlawan olahraga. Dari enam atlet kita yang mewakili Indonesia, semuanya berhasil mendapatkan medali," ujar Mustaat Saman dengan bangga.

Menanggapi kesuksesan ini, NPCI Kalbar telah menyiapkan langkah strategis untuk memastikan regenerasi atlet terus berjalan. Mustaat menjelaskan bahwa program talent scouting atau pemanduan bakat sudah mulai digencarkan untuk mencari bibit-bibit baru di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

"Program latihan untuk bibit baru sudah kita laksanakan. Kami memulai dengan talent scouting untuk mencari potensi-potensi muda yang bisa meneruskan prestasi ini," ungkapnya.

Saat ini, pembinaan difokuskan pada persiapan dua ajang besar di masa mendatang yakni PEPARNAS 2028. Kemudian PEPARPROV yang dijadwalkan pada akhir November tahun ini.

Dengan prestasi yang diraih di level internasional ini, NPCI Kalbar berharap dukungan terhadap atlet disabilitas terus meningkat, sehingga Kalimantan Barat tetap menjadi lumbung atlet paralimpik yang diperhitungkan di tingkat dunia.

Baca juga: Pontianak Berpeluang Jadi Tuan Rumah Bulu Tangkis Internasional

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....