Batik Bukan Cuma Buat Kondangan, Gen Z Ubah Jadi Outfit Harian

  • 02 Okt 2026 14:24 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Batik yang selama ini identik dengan acara formal, seragam kantor, atau baju kondangan, kini tampil dengan wajah baru di tangan generasi muda. Gen Z mulai menata ulang batik lewat gaya mix and match dengan pakaian kasual, mulai dari celana jeans, sneakers, hingga potongan oversized.

Perancang busana asal Pontianak, Oka Zulkarnain, mengatakan batik rancangannya kini dibuat lebih fleksibel dan nyaman dipakai sehari-hari, berbeda dari batik konvensional yang identik dengan acara formal. “Selama ini orang taunya batik itu untuk acara formal. Tapi sekarang sudah berkembang, motif dan baju batik dipakai untuk ready to wear, bisa dipakai hari-hari,” kata Oka saat diwawancarai RRI Pontianak, Jumat, 2 Oktober 2026.

Dirinya menjelaskan, batik kini tidak lagi didominasi bahan sutra yang cenderung repot perawatannya. Pemilihan bahan seperti katun dan jersey membuat batik lebih nyaman digunakan untuk aktivitas santai, tanpa meninggalkan tradisi dan karakter motif aslinya.

“Prinsipnya, motif batik tetap jadi karakter utama. Motif yang ramai itu bisa kita desain jadi kemeja oversize atau blazer, tapi poinnya tetap di motif itu,” ujarnya.

Oka menambahkan, perubahan juga terjadi pada pilihan warna. Jika batik dahulu identik dengan warna-warna alam seperti cokelat, hitam, dan krem, kini dirinya banyak memadukan batik dengan warna-warna cerah dan color blocking agar lebih sesuai selera Gen Z. Bahkan, kata dia, batik kini juga dikombinasikan dengan kain tenun, mengikuti tren mengangkat wastra Indonesia.

Soal penerima, Oka menyebut Gen Z saat ini cukup terbuka terhadap batik, asal desainnya disesuaikan dengan preferensi mereka, baik dari segi motif, warna, maupun potongan seperti oversized, boxy, atau slim fit. “Sekarang bukan hal aneh lagi kalau ada yang nongkrong pakai batik, atau ke kondangan pakai batik dipadukan sneakers dan celana jeans. Itu tandanya mereka menerima,” katanya.

Salsabila Ananda Belly Putri diwawancarai RRI Pontianak di salah satu Coffee Shop di Pontianak, Jumat 2 Oktober 2026. (Foto: Rico ferdinand/MagangHub II 2026).

Pandangan searah datang dari Salsabila Ananda Belly Putri, mahasiswi yang juga dikenal sebagai pegiat gaya berbusana batik kasual. Dirinya mulai memadupadankan batik sejak awal masa kuliah, saat aktif mengikuti kegiatan organisasi maupun menghadiri undangan formal.

“Biar enggak monoton dan enggak kaku, biasanya aku padukan rok lilit batik dengan atasan kemeja, hoodie, atau sweater. Batik sekarang bisa di mix and match, enggak harus identik dengan acara formal terus,” ujar Chacha, panggilan akrabnya.

Untuk gaya santai sehari-hari, Chacha mengaku lebih suka memadukan batik dengan celana jeans atau warna putih, dan menghindari warna hitam agar kesan formalnya berkurang. Dirinya juga kerap memodifikasi hijab agar tampilan batik terlihat lebih luwes, tidak kaku.

Menjawab sudut pandang yang mempertanyakan apakah tren ini mengikis nilai tradisi batik, baik Oka maupun Chacha sepakat bahwa yang berubah hanyalah cara penyajian, bukan nilai dan makna di baliknya. “Batik dulu tetap keren, tergantung bagaimana kita mengolahnya lagi. Yang penting batik jadi gaya hidup, bukan sesuatu yang ditinggalkan,” kata Oka.

Chacha menambahkan, komunitas seperti Berkain di Pontianak turut menjadi bukti bahwa batik kian berkembang mengikuti zaman, tanpa kehilangan jati dirinya sebagai warisan budaya. “Kalau dibilang ketinggalan zaman, enggak juga. Malah makin berkembang, bisa dimodel-modelin. Justru ini cara kita mewariskan batik supaya enggak tenggelam di tengah arus budaya luar,” ucap Chacha.

Oka berharap, semakin banyak Gen Z yang percaya diri mengenakan batik dalam keseharian turut membantu menghidupkan ekonomi pelaku UMKM batik lokal. “Jangan malu pakai batik. Batik udah beda sekarang, bukan berarti batik dulu enggak bagus, tapi ini soal bagaimana kita mengolahnya jadi gaya hidup yang tetap diterima,” katanya, mengakhiri.

Baca juga: Hari Batik Nasional 2026, Simak Sejarah dan Tema Peringatannya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....