Hari Batik Nasional 2026, Simak Sejarah dan Tema Peringatannya

  • 02 Okt 2026 10:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hari Batik Nasional diperingati setiap 2 Oktober setelah pengakuan UNESCO terhadap batik pada 2009.
  • Hari Batik Nasional 2026 mengangkat tema “Batik Berlayar” dengan puncak perayaan di Surabaya.
  • Rangkaian perayaan berlangsung 30 September–4 Oktober melalui pameran, lokakarya, diskusi, dan peragaan busana.

RRI.CO.ID, Jakarta – Hari Batik Nasional diperingati setiap 2 Oktober sebagai momentum menjaga warisan budaya Indonesia. Peringatan tahun ini mengangkat tema “Batik Berlayar” dengan rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Surabaya.

Melansir laman resmi Kemendikbudristek dan Kementerian Perindustrian, penetapan Hari Batik Nasional berkaitan dengan pengakuan UNESCO. Batik resmi masuk daftar Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan pada 2 Oktober 2009.

Sejarah Hari Batik Nasional

Batik merupakan kain tradisional Indonesia yang diperkirakan telah berkembang sejak zaman Kerajaan Majapahit. Pada awal perkembangannya, busana bermotif batik banyak digunakan oleh raja dan keluarga kerajaan di lingkungan keraton.

Batik kemudian berkembang semakin luas dan menjadi bagian penting dari kebudayaan masyarakat Indonesia. Keberagaman motifnya juga mencerminkan identitas, tradisi, dan nilai filosofis dari berbagai daerah.

Sebelum memperoleh pengakuan UNESCO, batik telah diperkenalkan ke panggung internasional oleh Presiden Soekarno. Pemerintah kemudian mendaftarkan batik sebagai warisan budaya takbenda kepada UNESCO pada 4 September 2008.

Pengakuan diberikan dalam sidang keempat Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Takbenda di Abu Dhabi. Pada 2 Oktober 2009, batik resmi masuk Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity UNESCO.

Momentum tersebut kemudian menjadi dasar penetapan Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober. Penetapannya dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sejak saat itu, masyarakat diajak meningkatkan kesadaran untuk melindungi dan mengembangkan batik. Instansi pemerintah pusat dan daerah juga diimbau mengenakan batik dalam memperingati Hari Batik Nasional.

Tema Hari Batik Nasional 2026

Hari Batik Nasional 2026 mengusung tema “Batik Berlayar” dengan puncak perayaan di Surabaya. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi perajin, desainer, dan pelaku industri kecil menengah batik.

Tema tersebut juga membawa semangat menampilkan kreativitas, inovasi, serta keberagaman corak batik Indonesia. Perayaan berlangsung mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026.

Sejumlah kegiatan digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Batik Nasional tahun ini. Rangkaian tersebut meliputi peragaan busana, lokakarya, diskusi, hingga pameran batik dari berbagai daerah.

Cara Merayakan Hari Batik Nasional

Peringatan Hari Batik Nasional dapat dilakukan melalui langkah sederhana untuk mendukung pelestarian batik. Salah satunya dengan mengenakan pakaian batik ketika bekerja, sekolah, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.

Masyarakat juga dapat mendukung keberlanjutan industri batik dengan membeli karya perajin lokal. Dukungan tersebut membantu menjaga keberlangsungan perajin sekaligus memperkenalkan keberagaman batik dari berbagai daerah.

Cara lainnya dapat dilakukan dengan mengikuti lokakarya pembuatan batik tulis maupun batik cap. Masyarakat juga bisa mengunjungi sentra batik untuk mengenal langsung proses pembuatan kain tersebut.

Pemahaman mengenai sejarah dan filosofi berbagai motif batik juga dapat terus diperluas. Informasi mengenai batik kemudian dapat dibagikan untuk memperkenalkan warisan budaya tersebut kepada generasi berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....