Hari Kedua Erupsi Anak Krakatau, 25 Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan
- 07 Sep 2026 15:53 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya - Memasuki hari kedua erupsi Gunung Anak Krakatau, sebanyak 25 penerbangan dari maupun menuju Bandara Internasional Supadio dibatalkan karena masih ditutupnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin, 7 September 2026 siang.
Branch Communication & CSR Department Head Bandara Supadio, M. Joko Wahyudi mengatakan, berdasarkan data hingga pukul 14.30 WIB, sebanyak 25 penerbangan dari maupun menuju Bandara Internasional Supadio yang harus dibatalkan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soeta).
"Pembatalan 25 penerbangan ini khusus dari Bandara Internasional Supadio menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta begitu pula sebaliknya, masing-masing dari maskapai Batik Air, Citylink, Pelita Air, Super Air Jet, Lion Air dan Garuda Indonesia.// Karena sampai saat ini Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih ditutup, sehingga tidak ada aktivitas penerbangan di bandara itu,. Sementara untuk penerbangan domestik lainnya masih berjalan normal dengan melihat kondisi kabut asap dan jarak pandang" kata Joko ruang chek in Bandara Internasional Supadio.
Joko menambahkan, terkait penerbangan yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau sejak hari Minggu hingga Senin sudah terdapat 49 penerbangan yang dibatalkan dari maupun menuju Bandara Internasional Supadio. Sampai saat ini pihak Bandara Internasional Supadio masih menunggu informasi terkait dibukanya kembali Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sehingga semua penerbangan menuju Jakarta bisa kembali normal.
"Untuk penanganan penumpang yang dibatalkan jadwal penerbangannya, pihak maskapai sudah memberikan dua alternatif yaitu reschedule (penjadwalan ulang) maupun refund (pengembalian uang) di ruang chek in bandara," ucap Joko.
Airport Quality & SMS Departement Head Bandara Internasional Supadio Yakobus Thomry Toto menjelaskan, terkait dampak dibatalkannya penerbangan, pihak Bandara Internasional Supadio tetap berpedoman pada core bisnis yaitu keselamatan (safety), keamanan (security) dan pemasok (supplier).
"Artinya service yang pertama kami berikan ialah terkait pemberitaun informasi, dalam kondisi ini tentunya pengguna jasa penerbangan membutuhkan informasi yang akurat, kemudian menjawab keluhan pelanggan dan memberikan bantuan seperti masker dan air minum," ujar Yakobus.
Sementara itu, satu diantara penumpang yang terdampak dibatalkannya penerbangan Ari Satriansyah mengatakan, hari ini merupakan hari kedua dirinya mendapatkan informasi dibatalkannya jadwal penerbangannya.
"Pembatalan penerbangan pertama pada hari Minggu kemarin, seharusnya jadwal penerbangan saya jam 10.10 WIB, namun karena adanya informasi dan pengumuman dampak erupsi Gunung Anak Krakatau maka penerbangannya dibatalkan. Setelah di update penerbangannya pada hari ini, ternyata jadwal penerbangannya kembali dibatalkan," ujar Ari dengan nada kecewa.
Ari mengatakan, adanya pembatalan ini, pihak maskapai memberikan dua alternatif kepada penumpang yang terdampak pembatalan jadwal penerbangan yaitu dengan melakukan reschedule (penjadwalan ulang) maupun refund (pengembalian uang).
"Dari dua alternatif yang diberikan pihak maskapai, saya masih memilih reschedule, karena saya harus mengurus pekerjaan saya di Jakarta, makanya saya harus menunggu kembali jadwal penerbangan saya. Saya berharap kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau cepat berlalu, agar penerbangannya ke Jakarta bisa cepat dilakukan," ucap Ari, mengharapkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....