PLB Temajuk Kembali Aktif, Satono: Perbatasan Cermin Bangsa
- 21 Agt 2026 21:14 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Sambas - Kawasan beranda utara Indonesia kini memasuki babak baru. Pemerintah resmi mengaktifkan kembali pelayanan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, yang terhubung langsung dengan Pos Kawalan Sempadan Teluk Melano, Sarawak, Malaysia. Peresmian lalu lintas resmi antarnegara ini mendapat sambutan hangat dari pejabat dua negara serta masyarakat setempat.
Bupati Sambas, H. Satono, menegaskan bahwa posisi kawasan perbatasan merupakan cermin sekaligus beranda terdepan kemajuan suatu bangsa. Dalam kesempatannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Kementerian Pekerjaan Umum atas selesainya pembangunan akses jalan menuju perbatasan, serta dukungan dari jenderal perbatasan BNPP dan jajaran TNI-Polri yang merealisasikan pembukaan jalur tersebut.
Dukungan serupa disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, yang menilai Temajuk kini bertransformasi menjadi wajah utama Indonesia. Menurutnya, reaktivasi jalur ini memegang peranan krusial dalam mempercepat pembangunan infrastruktur daerah, mempererat hubungan emosional bangsa serumpun, serta menggerakkan roda perekonomian dan pariwisata masyarakat lokal.
Dari pihak Malaysia, Pengarah Kastam Sarawak, Datok H. Norizan Bin Haji Yahya, menyambut positif beroperasinya pintu perbatasan resmi tersebut. Ia menekankan bahwa keberadaan PLB ini memberikan kepastian hukum bagi warga kedua belah pihak serta meminimalisasi keberadaan jalur ilegal atau lorong tikus, sehingga pergerakan orang dan barang dapat diawasi sepenuhnya oleh petugas perbatasan.
Menanggapi harapan Pemkab Sambas dan Pemprov Kalbar, Sekretaris BNPP RI Komjen Makhruzi Rahman mengungkapkan komitmen pemerintah pusat untuk terus mengawal pengembangan kawasan tersebut. Pihaknya menargetkan status perlintasan Temajuk–Teluk Melano dapat ditingkatkan secara bertahap dari PLB biasa menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) terpadu pada tahun 2027 mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....